Korban Investasi Bodong Geruduk Pabrik Kompor Ternama di Tangerang, Cari Mediasi

Korban Investasi Bodong Geruduk Pabrik Kompor Ternama di Tangerang, Cari Mediasi. (Cardi S).
Korban Investasi Bodong Geruduk Pabrik Kompor Ternama di Tangerang, Cari Mediasi. (Cardi S).

RADARTERKINI.ID | JAKARTA  – Korban dugaan penipuan investasi, HF, bersama kuasa hukumnya Nancy Yuliana Sanjoto, S.H., serta beberapa jurnalis, mendatangi sebuah pabrik kompor ternama di Tangerang milik S, kakak kandung IW.

Kedatangan mereka bertujuan meminta tanggapan sekaligus solusi kekeluargaan, lantaran pabrik tersebut sebelumnya digunakan IW untuk meyakinkan calon investor dalam bisnis pembuatan food tray.

“Untuk meyakinkan klien kami, IW mengajak HF beberapa kali ke pabrik kakaknya. Di sana IW menunjukkan mesin-mesin produksi, dan menyebut hanya tinggal memesan moulding/dais dari Cina untuk memulai produksi,” ujar Nancy.

Baca Juga :  11 Korban Pembantaian KKB berhasil Diindentifikasi

HF mengaku sempat percaya karena IW menyampaikan pabrik sudah memiliki fasilitas produksi besar dan hanya tinggal membutuhkan cetakan. Namun belakangan, investasi itu diduga bodong. IW disebut memberikan tiga bilyet giro (BG) dari PT ACE yang ternyata tidak cukup dana. Dua di antaranya sudah ditolak saat kliring bank. Perjanjian pun memakai nama PT ACE, tetapi IW bukan direktur perusahaan tersebut—melainkan SD, istrinya. Sementara itu, HF diarahkan untuk mentransfer ke rekening pribadi IW.

Kini, IW sulit ditemui di rumah maupun apartemennya. Ketua RT setempat menyebut IW jarang pulang, sementara istrinya diketahui berada di Jawa Timur. IW juga dikabarkan memiliki wanita idaman lain (WIL) di kawasan Kalideres. Saat ditemui, wanita itu justru mengarahkan rombongan HF untuk mendatangi pabrik milik kakak IW di Tangerang.

Baca Juga :  Petugas Pelabuhan BBJ Lampung Diserang Sejumlah Sopir Truk

“Kami datang ke pabrik ini untuk meminta mediasi, karena IW sulit dihubungi. Sementara laporan polisi sudah kami ajukan ke Polres Bekasi dan masih dalam proses penyelidikan di Unit Krimsus,” tegas Nancy.

Penulis : Cardi S