Napak Tilas Sirnah Gali: Mengenang Sunan Pangkat di Makam Krapyak Mojokerto

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | MOJOKERTO – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, tim Napak Tilas Sirnah Gali kembali menggelar perjalanan spiritual menuju Makam Krapyak di lereng Gunung Welirang, Mojokerto. Perjalanan ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari perjuangan para pejuang bangsa dan penyebar agama Islam di tanah air.

Sosok karismatik Ki Danu Rejo atau yang lebih dikenal sebagai Sunan Pangkat, menjadi pusat ziarah tim Napak Tilas. Dikisahkan beliau adalah keturunan tokoh penting dari Mataram atau Demak Bintoro yang memilih mengasingkan diri untuk menyebarkan agama Islam hingga akhirnya menetap di kawasan wingit Krapyak.

Baca Juga :  Kapolri Resmi Buka Sekolah Unggulan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Sleman

Untuk mencapai makam Sunan Pangkat, tim Napak Tilas harus menapaki lebih dari 500 anak tangga di Dusun Padusan, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Meski penuh tantangan, semangat mereka tetap berkobar demi meneladani perjuangan Ki Danu Rejo.

Makam Krapyak sendiri bukan hanya menyimpan jejak Sunan Pangkat, tetapi juga petilasan Brawijaya V, raja Majapahit, serta pengikut setia Sunan Pangkat seperti Eyang Wadak. Banyak misteri sejarah Majapahit yang diyakini masih tersembunyi di kawasan ini. Bahkan, menurut kisah, para santri beliau tidak hanya berasal dari golongan manusia, melainkan juga dari bangsa lain dengan ilmu tinggi.

Baca Juga :  Mentan Apresiasi Kerja Cepat Polda Riau Bongkar Praktik Beras Oplosan

Dalam napak tilas ini, tim menggelar doa bersama dan bertawasul dengan harapan negeri ini senantiasa berjaya, aman, tenteram, terhindar dari bencana, serta merdeka untuk selamanya.

Menariknya, dalam penelusuran tersebut tim juga mendapati adanya lorong-lorong gaib dan portal-portal alam lain. Karena itu, peziarah yang datang ke kawasan Bukit Krapyak selalu diingatkan untuk berdoa dan bersholawat. Sebab, jalan yang terlihat lurus bisa jadi membawa ke dimensi berbeda.

Makam Krapyak diyakini memiliki energi spiritual yang sangat kuat, sehingga menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan spiritual sekaligus napak tilas sejarah perjuangan bangsa dan agama di Nusantara.

Penulis: Didik Djatmiko Editor: Tama