RADARTERKINI.ID | LAMPUNG – Insiden kericuhan yang terjadi oleh sejumlah sopri truk di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Lampung Selatan saat arus balik lebaran 2025 berimbas pada penyerangan terhadap petugas Pelabuhan BBJ.
Terlihat dari video yang beredar seorang petugas diserang oleh sejumlah sopir truk. Dalam video tersebut, sopir truk menyampaikan protes dalam aturan atas keberangkatan kendaraan besar pada musim angkutan lebaran yang diatur oleh pemerintah.
Dilansir dari detiksumbagsel, Direktur Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bakauheni, Lampung Selatan, Tatang Rohadi saat dikonfirmasi mwngatakan kejadian tersebut telah berakhir dengan damai.
“Memang benar peristiwa itu kemarin sore, ada sedikit keributan atas keberangkatan kendaraan. Saya jelaskan, sebelumnya kita sudah sepakat kalau ada jalur khusus yang sayuran, hewan, buah-buahan dan logistik lainnya,” katanya, Selasa (8/4/2025).
Menurut Tatang, dalam aturan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri ada aturan keberangkatan kendaraan yang diprioritaskan yakni mengangkut barang prioritas.
“Kita sudah sampaikan kepada sopir, agar barang prioritas ini tidak busuk sehingga disimpulkan 70:30 (30 mobil angkutan kecil dan 70 mobil besar),” ungkapnya.
Namun dalam proses tersebut, ada sejumlah orang yang menjadi provokator sehingga terjadi
keributan tersebut.
“Tapi ternyata ada provokator dari sopir mobil muatan kosong mengaku sudah lama menunggu antrean, sopir sama sopir ribut antara muatan basah dan kering (mobil kosong), sehingga saling ejek,” tuturnya.
“Namun Alhamdulillah, setelah adanya mediasi dan diberi pengertian akhirnya urusan itu sudah clear,” tandasnya.
Penulis : Baim













