RADARTERKINI ID | LANDAK – Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Mandor melalui pembentukan Sabuk Kamtibmas di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Bahaupm, Dusun Sebadu, Desa Sebadu, Rabu (22/4/2026).
Pembentukan Sabuk Kamtibmas digelar dalam suasana penuh kebersamaan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha.
Dalam kegiatan tersebut hadir Camat Mandor Rumolda Reno, S.KM., Kapolsek Mandor Ipda Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., perwakilan Danramil melalui Babinsa Sebadu Peltu M. Isyak, Ketua DAD Kecamatan Mandor Agus Guletek, para kepala desa, ketua BPD, serta unsur adat seperti timanggong, pasirah, dan anak raga.
Sabuk Kamtibmas merupakan program kemitraan antara kepolisian dan masyarakat yang menitikberatkan pada langkah preventif dan preemtif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Program ini dirancang untuk mendeteksi serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Dalam forum tersebut, seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk menjaga situasi keamanan di Kecamatan Mandor, termasuk melindungi aset-aset kepolisian di wilayah setempat.
Hasil musyawarah menetapkan susunan kepengurusan Sabuk Kamtibmas Kecamatan Mandor, dengan Heri Saladot sebagai penasehat, Frensius sebagai ketua, Jamian sebagai wakil ketua, John sebagai sekretaris, dan Yopinus sebagai bendahara, serta didukung anggota dari berbagai elemen masyarakat.
Camat Mandor Rumolda Reno mengapresiasi pembentukan Sabuk Kamtibmas sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan kondisi yang aman, kondusif, dan harmonis.
Sementara itu, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Mandor Ipda Bernadus Didy Kusnadi menyampaikan bahwa program ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam merangkul seluruh elemen masyarakat. Sabuk Kamtibmas diharapkan menjadi wadah komunikasi dan koordinasi yang efektif dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Kapolsek juga menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian saja, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Di sisi lain, Ketua DAD Kecamatan Mandor Agus Guletek menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia menilai Sabuk Kamtibmas mampu mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat adat sekaligus menjaga nilai kebersamaan serta kearifan lokal.
Dengan terbentuknya Sabuk Kamtibmas, Kecamatan Mandor diharapkan semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menjadi contoh sinergi efektif antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.













