RW 03 Gunung Sahari Selatan Gerakkan Warga Pilah Sampah dari Rumah

Upaya mewujudkan lingkungan bersih dan pengelolaan sampah berkelanjutan terus dilakukan di Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Upaya mewujudkan lingkungan bersih dan pengelolaan sampah berkelanjutan terus dilakukan di Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran. Melalui kegiatan sosialisasi implementasi pemilahan sampah dari sumbernya, warga RW 03 diajak untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah guna mengurangi beban lingkungan dan meningkatkan nilai ekonomis sampah non-organik.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Angkasa Dalam II, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, tersebut dipimpin oleh Ketua RW 03 Soewarto dan dihadiri langsung oleh Lurah Gunung Sahari Selatan, Muhammad Irfan Yusuf.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kelurahan Gunung Sahari Selatan Tarida Nababan, Kasi Pemerintahan Hartono, Kasi Ekonomi dan Pembangunan Windi Setia Wulandari, Kasi Kesejahteraan Rakyat Ari Kusdarmawan, Staf Kesra Dede Cardi, para Ketua RT 001 hingga RT 013 beserta staf RW, Koordinator Jumantik RW 03, Koordinator Posyandu RW 03, Koordinator Dawis RW 03, PKK RW 03 dan Kader Portan, LMK RW 03 H. Hasan Basri, FKDM RW 03 Isman, tokoh masyarakat, warga RW 03, serta personel Satpol PP Kelurahan Gunung Sahari Selatan.

Baca Juga :  MHT Awards 2026 Pecahkan Rekor, Hadirkan Kategori Khusus 500 Tahun Jakarta

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Drs. H. Eman Roheman, SE, yang juga menjabat Ketua RW 05, memberikan paparan mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Koperasi Kelurahan Merah Putih siap menjalin kerja sama dengan warga untuk menampung sampah non-organik yang telah dipilah dari sumbernya.

Baca Juga :  HPN 2026 Banten Dongkrak Ekonomi, Budaya, dan Gairah Pers Nasional

Menurut Eman Roheman, langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan sampah non-organik agar memiliki nilai ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran warga mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah. Dengan dukungan pemerintah kelurahan, pengurus RW, RT, kader lingkungan, dan masyarakat, program tersebut diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan serta menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis komunitas di wilayah Kemayoran.