RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) DKI Jakarta menggelar rapat strategis bersama Gho Sun Iron Camp pada Selasa (5/5/2026) pukul 17.00 WIB. Pertemuan yang berlangsung di Gho Sun Iron Camp ini membahas persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta sekaligus program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2026.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pengprov PERTINA DKI Jakarta, Brigjen TNI Berty Sumakud, S.H., M.H., dan dihadiri jajaran pengurus serta pemangku kepentingan olahraga tinju. Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua III, Wakil Ketua IV, Wakil Ketua Harian, Ketua Komisi Teknik dan Kepelatihan, Ketua Komisi Pembinaan Prestasi (Binpres), Ketua Komisi Wasit/Hakim, Ketua Komisi Data dan Informasi (Datin), Wakil Sekretaris III, tim Steering Committee (SC) Liga, pelatih, serta para wasit dan hakim.
Dalam rapat ini, Pengprov PERTINA DKI Jakarta memfokuskan pembahasan pada dua agenda utama tahun 2026 yang dinilai krusial bagi kemajuan tinju di ibu kota. Selain memeriahkan HUT Jakarta, program yang disusun juga diarahkan untuk memperkuat pembinaan atlet serta meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga tinju.
Sekretaris Pengprov PERTINA DKI Jakarta, Maratur APT, menyampaikan bahwa rapat tersebut menjadi langkah penting dalam menyatukan visi seluruh elemen organisasi. Menurutnya, kesiapan menuju PON 2026 harus dirancang secara matang dan terukur.
“Kami ingin memastikan seluruh program berjalan terarah dan terukur, terutama dalam menghadapi PON 2026 yang membutuhkan kesiapan menyeluruh, baik dari sisi atlet, pelatih, maupun perangkat pertandingan,” ujarnya.
Dari sisi teknis, Komisi Teknik dan Kepelatihan menekankan pentingnya peningkatan kualitas latihan berbasis sport science untuk mendukung performa atlet. Sementara itu, Komisi Binpres memaparkan rencana seleksi ketat dan sistem pemantauan berkelanjutan bagi atlet potensial yang akan memperkuat skuad Pelatda.
Komisi Wasit dan Hakim turut menyoroti perlunya peningkatan kapasitas serta integritas perangkat pertandingan guna menjaga kualitas dan objektivitas dalam setiap kompetisi.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari peserta rapat, termasuk pelatih dan tim SC Liga. Mereka menilai kompetisi berjenjang menjadi kunci penting dalam mengukur kemampuan atlet sebelum tampil di level nasional.
Melalui kolaborasi ini, Pengprov PERTINA DKI Jakarta bersama Gho Sun Iron Camp optimistis dapat mendorong pencapaian prestasi maksimal pada PON 2026. Selain itu, rangkaian kegiatan HUT Jakarta diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu memperluas pembinaan olahraga tinju di DKI Jakarta.
Perwakilan Gho Sun Iron Camp, Gosu, menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat melahirkan atlet muda berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat membangun generasi muda berprestasi dan melahirkan juara, sekaligus memperkenalkan Gho Sun Iron Camp lebih luas kepada masyarakat,” katanya.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjalankan hasil pembahasan secara konsisten dan berkelanjutan, sebagai upaya meningkatkan daya saing olahraga tinju DKI Jakarta di tingkat nasional.











