Minggu Pagi Heboh! Tiga Kapal Perang Rusia Sandar di Tanjung Priok, Disambut Meriah Tarian Nusantara

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Kejutan besar terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu pagi (1/6), saat tiga kapal perang Rusia secara resmi memasuki alur pelabuhan dengan pengawalan ketat dua kapal Searider milik Lantamal III Jakarta. Ketiga kapal perang dari negara beruang merah tersebut adalah RFS Aldar Tsidenzhapov-339, RFS Rezkiy-343, dan kapal bantu logistik RNS Pechenga.

Kedatangan armada laut Rusia ini sontak menjadi perhatian publik dan simbol kuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia yang telah terjalin sejak tahun 1950.

Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadan Lantamal III), Kolonel Laut (P) Ranu Samiaji, S.T., M.H., M.Tr.Opsla., turut hadir dalam penyambutan bersama sejumlah perwira menengah Lantamal III di Dermaga IKT Tanjung Priok. Tak hanya prajurit Jalasena yang memberikan sambutan, hadir pula kelompok seni dari masyarakat Tangerang yang menampilkan tarian kreasi Benteng Kembang Kencana sebagai bentuk diplomasi budaya Nusantara.

Baca Juga :  Lanal Tanjungbalai Asahan Dukung Kesehatan Masyarakat Lewat Bhakti Sosial Kesehatan TZU CHI Ke-148

Dalam suasana penuh keakraban, dilakukan pula pertukaran cendera mata antara Wadan Lantamal III dan Captain 2nd Rank Gunko Dmitrii Anatolevich, Komandan kapal RFS Aldar Tsidenzhapov-339.

Kapal perang tipe korvet ini tidak datang dengan tangan kosong. RFS Aldar Tsidenzhapov-339 dikenal sebagai salah satu kapal modern Rusia yang dilengkapi dengan sistem persenjataan canggih, termasuk torpedo 2×4 330mm Paket-NK – sistem senjata mutakhir untuk pertahanan anti-torpedo dan anti-kapal selam.

Baca Juga :  Yayasan MBN Penuhi Panggilan Polres Jaksel, Tegaskan Tak Ada Kewajiban Pembayaran Tanpa Pemenuhan Standar

Diketahui, ketiga kapal perang ini akan berada di Jakarta hingga Rabu, 4 Juni 2025, dalam rangka kunjungan persahabatan dan kerja sama pertahanan.

Kunjungan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa hubungan bilateral Indonesia–Rusia di sektor militer dan budaya tetap erat, bahkan semakin strategis di tengah dinamika geopolitik global.

“Kami menyambut hangat kunjungan armada Angkatan Laut Rusia. Ini bukan hanya soal diplomasi militer, tapi juga wujud nyata dari persahabatan antarbangsa,” ujar Kolonel Ranu Samiaji.

Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kapal-kapal perang Rusia ini dapat memantau kegiatan di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok selama beberapa hari ke depan, dengan tetap mematuhi aturan keamanan dari pihak berwenang.

Baca Juga :  Patroli Skala Besar Cegah Kejahatan Jalanan, Satsamapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jaga Kondusivitas Wilayah

 

 

Penulis: MaliEditor: Tama