Kesadaran Pengendara saat Mudik Lebaran 2025 Meningkat, Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2025 Menurun

Kesadaran Pengendara saat Mudik Lebaran 2025 Meningkat, Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2025 Menurun

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | JAKARTA  –  Kecelakaan pada mudik lebaran 2025 turun 12 persen. Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Budi mengungkapkan bahwa angka kecelakaan menurun 12 persen pada arus mudik Lebaran 2025 karena meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya istirahat dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Menurut budi masalah terbesar selama mudik adalah kecelakaan yang umumnya disebabkan kelelahan.

“Penyebab terjadinya kecelakaan rata rata akibat kelelahan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Budi mengatakan area peristirahatan selama perjalanan amat penting untuk disediakan guna memastikan kondisi kesehatan para pemudik, khususnya pengemudi, tetap prima selama menempuh perjalanan panjang kembali ke tempat tinggal masing-masing.

Baca Juga :  Libur Lebaran 1446 H, Kota Tua Diramaikan PKL dan Wisatawan Lokal

“Kita selalu menghimbau agar para pemudik menggunakan area yang di sediakan untuk beristirahat maksimal,” lanjutnya

Senada dengan Budi,nKepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Polisi Aan Suhanan menyampaikan angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran menurun 12 persen dari 1.723 kasus periode sebelumnya menjadi 1.581 kasus pada 2025.

“Alhamdulilah tahun ini angka kecelakaan turun mencapai 12 Persen dari tahun lalu,” ujarnya.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2025 Membanggakan, Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Kapolri, Panglima TNI dan Menhub

Kementerian Kesehatan juga bekerja sama dengan Polri telah menyediakan 2.702 pos layanan kesehatan di jalur utama, jalur alternatif serta berbagai area peristirahatan guna memastikan layanan kesehatan mudah diakses oleh pemudik.

Hingga 5 April 2025 pukul 19.00 WIB, tercatat 10.164 penanganan medis dilakukan di pos kesehatan, dengan tiga keluhan terbanyak, yaitu hipertensi, nyeri kepala dan influenza.

Penulis : Baim