JAKARTA | RADARTERKINI.ID – Antusiasme warga memadati kegiatan Bursa Kerja atau Job Fair yang digelar Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Utara di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kebon Bawang, Selasa (19/5). Dalam pelaksanaan gelombang pertama ini, tersedia sebanyak 2.665 lowongan pekerjaan dari 42 perusahaan berbagai bidang.
Kepala Dinas Nakertransgi Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin mengatakan, kegiatan Job Fair ini menjadi upaya pemerintah membuka peluang kerja sekaligus mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan dalam satu wadah. Ia menyebutkan, bursa kerja tingkat kota pada tahun ini direncanakan berlangsung dua kali.
“Pemilihan lokasi di GOR ini bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat agar pencari kerja di wilayah Jakarta Utara tidak perlu menempuh jarak jauh,” ujarnya.
Menurutnya, Job Fair kali ini menggunakan sistem hybrid atau gabungan daring dan luring. Sejak 13 Mei lalu, para pelamar sudah dapat mengakses informasi perusahaan, jumlah lowongan, hingga persyaratan melalui situs Karir Jakarta.
“Pelamar dapat berinteraksi secara online dan mengunggah dokumen mereka. Saat datang ke lokasi, mereka tinggal mengikuti tahapan wawancara langsung atau walk-in interview,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap ribuan lowongan yang tersedia dapat dimanfaatkan warga Jakarta Utara untuk mendapatkan pekerjaan.
“Ada ribuan lowongan yang tersedia. Kami berharap seluruh kuota tersebut dapat terisi oleh warga yang sedang mencari pekerjaan,” ucapnya.
Ia menambahkan, kegiatan Job Fair di GRJU berlangsung selama dua hari hingga Kamis, 20 Mei 2026. Selain bursa kerja, acara juga diramaikan bazar UKM dan talkshow ketenagakerjaan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sudin Nakertransgi Jakarta Utara, Faradisa Saforda Basuni menjelaskan, hingga siang hari tercatat sebanyak 5.520 pencari kerja telah mendaftar dalam kegiatan tersebut.
“Sebanyak 1.224 orang sudah melakukan check-in di lokasi dan tercatat ada 1.260 lamaran yang masuk ke berbagai perusahaan peserta,” jelasnya.
Faradisa berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi warga DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara, untuk memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki sehingga kebutuhan tenaga kerja perusahaan dapat terpenuhi dengan baik.











