RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Suasana haru, penuh kebahagiaan, dan rasa syukur menyelimuti OEMAH Restaurant, Jakarta, saat keluarga besar menggelar Tasyakuran 50 Tahun Pernikahan Emas H. Yarni Hasan Hamid dan Hj. Makenun Hasanah, Minggu (28/6/2026). Momen istimewa tersebut juga dirangkai dengan perayaan ulang tahun Wo Sani yang genap berusia 49 tahun pada 25 Juni 2026.
Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat 72 oleh Ananda Achmad Rafisya Aqilah. Ayat tersebut mengandung pesan tentang karunia Allah SWT berupa pasangan hidup, keturunan, serta rezeki yang baik, sekaligus mengingatkan seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan.
Dalam sambutannya, perwakilan keluarga, Syahron Yasir, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berkumpul bersama keluarga dan para tamu undangan dalam perayaan bersejarah tersebut.
“Puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam rangka Tasyakuran 50 Tahun Pernikahan Emas orang tua kami, Bapak H. Yarni Hasan Hamid dan Ibu Hj. Makenun Hasanah, sekaligus merayakan ulang tahun kakak kami tercinta, Wo Sani, yang pada 25 Juni 2026 genap berusia 49 tahun,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ucapan terima kasih turut diberikan kepada panitia yang telah bekerja keras sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, khidmat, dan penuh kehangatan.
Pada kesempatan itu, Syahron Yasir mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan kedua orang tua mereka agar senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, rezeki yang berkah, serta dijauhkan dari segala penyakit dan marabahaya.
“Kami memohon doa agar beliau berdua selalu diberikan kesehatan, rezeki yang barokah, umur yang panjang, dijauhkan dari segala penyakit, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.
Menutup sambutannya, ia juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara.
“Kesempurnaan itu milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sedangkan kekurangan adalah milik saya pribadi,” katanya.
Puncak acara berlangsung penuh haru saat perwakilan tamu undangan menyampaikan sambutan yang diawali dengan pantun khas daerah, sehingga mencairkan suasana dan mengundang senyum para hadirin.
Namun, kalimat yang paling membekas dalam acara tersebut adalah ungkapan yang menyebut perjalanan rumah tangga pasangan tersebut sebagai “Sertifikat S3 Jurusan Sabar dan Ikhlas.”
“50 tahun bukan cuma angka. Ini sertifikat lulus S3 jurusan Sabar dan Ikhlas,” ucapnya, yang langsung mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh tamu.
Ungkapan tersebut menjadi pesan mendalam bahwa perjalanan rumah tangga selama lima dekade bukan hanya tentang lamanya waktu, melainkan hasil dari kesabaran, keikhlasan, pengorbanan, serta komitmen yang terus dijaga dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Sambutan kemudian ditutup dengan lantunan puisi adat yang berisi doa agar H. Yarni Hasan Hamid dan Hj. Makenun Hasanah senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta umur panjang.
Rangkaian acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh R. Sulistyo Purnomo Pambudi, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan kue dan sesi foto bersama keluarga besar. Momen tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus saksi perjalanan cinta H. Yarni Hasan Hamid dan Hj. Makenun Hasanah yang telah bertahan selama 50 tahun, menjadi teladan bagi anak, cucu, dan seluruh keluarga besar.











