RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara menggelar Rapat Koordinasi Kewilayahan pada Senin (2/3/2026) di Ruang Fatahillah Lantai 2 Gedung Blok P Kantor Walikota Jakarta Utara. Rapat tersebut
membahas evaluasi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama 10 hari pelaksanaan ibadah Ramadhan serta penguatan sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas wilayah.
Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., M.Si., Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H., perwakilan Dandim 0502 Jakarta Utara Mayor Yohanes, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Sudi Haryansyah, S.H., M.H., Kepala Satpol PP Jakarta Utara Roby, para camat, kapolsek se-Jakarta Utara, serta Dewan Kota Jakarta Utara.
Dalam rapat tersebut, masing-masing kecamatan memaparkan perkembangan situasi terkini. Kecamatan Cilincing melaporkan penyediaan perangkat handy talky (HT) di tingkat kelurahan, RW, dan RT untuk mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan. Meski kemacetan masih terjadi di sejumlah titik, penggunaan kembang api nihil dan insiden tawuran hanya tercatat satu kali tanpa eskalasi lanjutan.
Kecamatan Tanjung Priok menyampaikan telah mendirikan sejumlah pos keamanan Ramadhan di titik rawan serta mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat seperti pawai buka bersama. Sementara Kecamatan Penjaringan melaporkan pembangunan pos pantau yang dimanfaatkan warga serta keberhasilan aparat bersama masyarakat dalam mencegah aksi tawuran.
Kapolsek Kalibaru AKP Arga Arianda Siregar, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan pihaknya membentuk Pos Pantau di Plaza Kalibaru guna mengantisipasi potensi tawuran laut seperti yang pernah terjadi pada 2020. Selain patroli gabungan, kegiatan positif seperti lomba lari selepas salat tarawih juga digelar untuk mempererat kebersamaan warga.
Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Hitler Napitupulu menambahkan bahwa komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat Muara Angke terus dilakukan, disertai patroli bersama usai tarawih dan sahur. Situasi kamtibmas di wilayah tersebut dilaporkan aman dan kondusif. Hal serupa disampaikan Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Kurniawan, S.H., yang mendirikan pos pantau di area Pelabuhan Muara Baru guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz dalam arahannya menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan, termasuk dampak dinamika global yang berpotensi memicu ancaman terorisme. Ia juga mengingatkan jajaran untuk mengantisipasi gesekan antarormas, gangguan dari kegiatan perlombaan maupun aktivitas masyarakat
berskala besar, serta terus melibatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo menginstruksikan peningkatan koordinasi antarpolsek yang berbatasan wilayah, terutama dalam mengantisipasi kemacetan akibat aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri.
Rapat koordinasi ditutup dengan buka puasa bersama dan ramah tamah. Secara umum, situasi kamtibmas di Jakarta Utara selama 10 hari Ramadhan terpantau aman dan kondusif berkat sinergi Forkopimko, aparat keamanan, dan partisipasi aktif masyarakat.











