RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Utara bergerak cepat merespons genangan banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Senin (12/1/2026). Sebanyak 69 titik pantauan melalui CCTV dipantau secara real time untuk memastikan kondisi wilayah tetap terkendali dan penanganan berjalan optimal.
Walikota Jakarta Utara turun langsung ke lapangan bersama jajaran PPSU dan stakeholder terkait guna memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses evakuasi di titik-titik terdampak. Di tengah kondisi cuaca ekstrem, layanan pemerintahan berbasis online tetap berjalan normal tanpa gangguan.
Kolaborasi lintas sektor dan kepedulian menjadi kunci dalam penanganan banjir kali ini. Pemerintah Kota Jakarta Utara memastikan tidak tinggal diam dan terus hadir di tengah masyarakat.
Sejak pagi hari, Camat Tanjung Priok bersama Wakil Camat serta Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan turut mendampingi Walikota meninjau sejumlah titik banjir krusial. Peninjauan difokuskan pada pemetaan kendala saluran air serta memastikan pompa pembuangan beroperasi maksimal agar air segera surut dari permukiman warga.
Di tengah kepungan genangan, momen humanis pun terekam saat Camat Tanjung Priok turun langsung membantu pengendara motor yang mogok. Tanpa ragu, Camat ikut mendorong kendaraan warga demi kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengendara.
Tak hanya penanganan teknis, kepedulian sosial juga menjadi prioritas. Camat Tanjung Priok menyerahkan langsung paket bantuan sembako kepada warga terdampak banjir guna meringankan beban mereka di masa darurat.
Sementara itu, Wakil Camat Tanjung Priok memastikan kesiapan posko pengungsian. Ia berkeliling memantau ketersediaan fasilitas, mulai dari alas tidur, konsumsi, hingga layanan kesehatan agar para pengungsi mendapatkan pelayanan yang layak dan aman.
Hingga malam hari, tim Kecamatan Tanjung Priok tetap bersiaga. Pemantauan lapangan, koordinasi dengan PPSU (Pasukan Oranye), serta pendistribusian bantuan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami pastikan seluruh jajaran tetap siaga sampai air benar-benar surut. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dan bantuan harus tepat sasaran,” ujar pihak Kecamatan Tanjung Priok.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah titik genangan dilaporkan mulai menyusut seiring optimalisasi pompa air dan pembersihan saluran secara masif oleh tim gabungan di bawah koordinasi Kecamatan Tanjung Priok dan wilayah sekitarnya.













