RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Latihan Peningkatan Kemampuan (Lakatpuan) Pengendalian Massa (Dalmas), Senin (5/5), di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Kegiatan ini diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, KOMPOL Dr. Budi Santoso, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Kabagops, Kasat Samapta, pihak Port Facility Security Officer (PFSO), serta Tim Pemadam Kebakaran dari PT. Pelindo yang juga berperan sebagai instruktur pelatihan.
Sebanyak 37 personel dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan jajaran Polsek turut ambil bagian dalam pelatihan tersebut. Dalam sesi pelatihan, para peserta dibekali materi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta teknik-teknik pemadaman api yang efektif dan cepat.
Selain itu, pasukan Dalmas memperagakan simulasi Pengendalian Huru-Hara (PHH), termasuk skenario unjuk rasa dengan aksi pembakaran ban oleh massa. Simulasi ini memberikan gambaran nyata kepada personel dalam menangani situasi darurat dan gangguan kamtibmas secara profesional.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan antara peserta dan para instruktur pelatihan.
Wakapolres KOMPOL Dr. Budi Santoso menegaskan pentingnya pelatihan ini. “Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi unjuk rasa dan potensi ancaman kebakaran, terutama akibat pembakaran ban atau barang lainnya oleh massa, dengan cara yang tepat, cepat, dan efektif,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap seluruh personel semakin siap dan sigap dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah pelabuhan yang memiliki dinamika tersendiri.













