Nataru 2025–2026, Satpol PP Jaktim Kerahkan Hingga 500 Personel

Avatar photo
Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong, mengatakan pengamanan Nataru merupakan kegiatan rutin tahunan yang membutuhkan kesiapan personel, koordinasi lintas instansi, serta evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Hal itu disampaikannya kepada awak media, Rabu (17/12/2025).

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur menyatakan kesiapan pengamanan wilayah secara menyeluruh guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong, mengatakan pengamanan Nataru merupakan kegiatan rutin tahunan yang membutuhkan kesiapan personel, koordinasi lintas instansi, serta evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya. Hal itu disampaikannya kepada awak media, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, Satpol PP akan memprioritaskan pengamanan 176 gereja yang tersebar di wilayah Jakarta Timur. Setiap lokasi akan dijaga personel dengan sistem pengendalian yang jelas untuk mencegah potensi gangguan.

Baca Juga :  KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Dievakuasi

“Pengendalian personel harus kuat. Saya tidak ingin ada anggota meninggalkan lokasi saat bertugas. Jika ada masalah, anggota harus siap dan berada di tempat,” tegasnya.

Dengan jumlah personel sekitar 1.000 orang, Satpol PP Jakarta Timur memperkirakan 300 hingga 500 personel akan diterjunkan selama Nataru. Penempatan dilakukan secara proporsional berdasarkan tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

Pengamanan akan dilaksanakan melalui koordinasi intensif bersama TNI, Polri, serta unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan. Satpol PP juga akan mengikuti apel kesiapsiagaan tingkat Provinsi DKI Jakarta dan tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur sebagai langkah penyamaan persepsi dan pemantapan tugas.

Baca Juga :  Silaturahmi BKPRMI Jakarta ke PWI Jaya, Sinergi Pemuda dan Pers Kian Erat

Selain aparat, Muhammadong menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban umum selama perayaan Nataru.

“Aparat itu terbatas. Yang paling dominan menjaga ketertiban adalah warga itu sendiri,” ujarnya.

Ia berharap momentum Nataru 2025–2026 dapat berlangsung aman dan nyaman bagi seluruh warga Jakarta Timur, sekaligus menjadi awal terciptanya lingkungan yang tertib dan kondusif di tahun 2026.

Baca Juga :  Diduga Warung Kelontong di Cilincing ini Jual Miras Ilegal, Warga Nyatakan Keresahan

 

Penulis: Aurelya Editor: Tama