RADARTERKINI.ID | ACEH TAMIANG — Personel Polri bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan Masjid Syuhada di Kabupaten Aceh Tamiang yang sempat tidak dapat digunakan akibat terendam lumpur pascabencana alam. Melalui kerja sama yang dilakukan secara terus menerus, masjid tersebut kini kembali bisa dimanfaatkan warga untuk menunaikan ibadah.
Pembersihan masjid dilakukan oleh personel kepolisian dan masyarakat setempat sejak beberapa hari terakhir. Lumpur yang menutupi area masjid dibersihkan secara bertahap hingga seluruh bagian tempat ibadah tersebut layak digunakan kembali.
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, menyampaikan bahwa upaya ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Setelah kami, personel kepolisian dan warga terus menerus melakukan pembersihan, akhirnya masjid sudah bisa dipakai lagi oleh masyarakat untuk menunaikan ibadah,” ujar AKBP Muliadi, Minggu (14/12/2025).
Ia menegaskan, keterlibatan Polri dalam proses pembersihan tersebut merupakan kontribusi nyata dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan bantuan terbaik kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana alam.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah meninjau langsung proses pembersihan fasilitas umum yang terdampak bencana di Aceh Tamiang, termasuk Sekolah Dasar (SD) dan masjid, pada Kamis, 11 Desember 2025.
Peninjauan dan pembersihan dilakukan di tiga lokasi dengan melibatkan sekitar 200 personel Polri, yakni SDN 01 Karangbaru dengan 25 personel, Masjid Syuhada sebanyak 25 personel, serta Mapolres Aceh Tamiang yang melibatkan 150 personel. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana.













