Kapolres Tanjung Priok Serap Aspirasi Warga Muara Angke

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo turun langsung menemui warga Pelabuhan Muara Angke dalam kegiatan Jaga Jakarta On The Spot yang digelar di kawasan Tanggul Kaliadem, RT 06/RW 01, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (9/6/2026).

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo turun langsung menemui warga Pelabuhan Muara Angke dalam kegiatan Jaga Jakarta On The Spot yang digelar di kawasan Tanggul Kaliadem, RT 06/RW 01, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Jaga Jakarta, Jaga Lingkungan, dan Jaga Amanah yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.50 WIB hingga 15.40 WIB tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Aris Wibowo dan dihadiri jajaran pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok, personel Polsek Kawasan Sunda Kelapa, unsur TNI, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta sekitar 50 warga setempat. Dalam forum dialog terbuka itu, warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kebutuhan penambahan CCTV, pos pantau anti tawuran, pengamanan kawasan nelayan, hingga antisipasi pencurian dan kebakaran.

Ketua RT 06 RW 01, Anwar, mengapresiasi respons cepat kepolisian terhadap berbagai laporan masyarakat selama ini. Ia berharap dukungan penambahan CCTV dan fasilitas keamanan lingkungan dapat segera direalisasikan guna menekan angka kriminalitas di wilayah Muara Angke.

Baca Juga :  Polisi Gugur Usai Amankan Lebaran, Brigadir Fajar Meninggal Diduga Kelelahan

Aspirasi serupa juga disampaikan perwakilan nelayan, Hj. Sini. Ia meminta peningkatan pengamanan di kawasan pesisir serta dukungan alat pemadam api ringan (APAR) mengingat tingginya risiko kebakaran di lingkungan permukiman nelayan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, AKBP Aris Wibowo menegaskan bahwa terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Partisipasi masyarakat sangat berpengaruh dalam menjaga keamanan wilayahnya sendiri. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kami hadir untuk mendengar langsung kebutuhan warga dan mencari solusi bersama,” ujar AKBP Aris Wibowo.

Kapolres memastikan pihaknya akan menindaklanjuti usulan pemasangan CCTV di titik-titik rawan gangguan keamanan serta mendata kebutuhan pembangunan speed bump guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan di lingkungan tersebut.

Dalam kesempatan itu, AKBP Aris juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 yang beroperasi selama 24 jam dan bebas pulsa. Menurutnya, layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan tindak pidana, gangguan kamtibmas, maupun meminta informasi kepolisian secara cepat.

Baca Juga :  Bandung Masih Cari Solusi Pesangon Karyawan Bonbin

“Layanan 110 aktif selama 24 jam, bebas pulsa dan dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan tindak pidana, gangguan kamtibmas, maupun meminta informasi kepolisian. Kami mengajak seluruh warga untuk memanfaatkannya,” tegasnya.

Kapolres turut menyoroti fenomena tawuran remaja yang belakangan marak terjadi. Ia menjelaskan bahwa sebagian kasus dipicu keinginan membuat konten untuk media sosial sehingga diperlukan pengawasan dan pembinaan yang lebih intensif dari keluarga, tokoh masyarakat, serta aparat wilayah.

Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, kegiatan juga diisi dengan simulasi penggunaan layanan Call Center 110 yang melibatkan warga secara langsung. Melalui simulasi tersebut, warga diberikan pemahaman mengenai prosedur pelaporan kejadian darurat kepada kepolisian.

Kegiatan Jaga Jakarta On The Spot ditutup dengan doa bersama, penyerahan bantuan sembako kepada warga, serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Baca Juga :  "Sinergi di Puncak! LDK Gunung Sahari Selatan Satukan RW, RT, LMK, FKDM, dan ASN"

Melalui program ini, Polres Pelabuhan Tanjung Priok berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, aspirasi warga dapat terserap secara langsung, serta kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah pesisir Jakarta Utara semakin kuat.

“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang baik antara warga dan kepolisian, kita dapat mewujudkan Muara Angke yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkas AKBP Aris Wibowo.