Jakarta Dikepung Genangan, 2 RT dan 4 Jalan Terendam Banjir Usai Hujan Deras

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur Ibu Kota pada Rabu (21/5) kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak dua Rukun Tetangga (RT) dan empat ruas jalan tergenang air.

“BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 2 RT dan 4 ruas jalan,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, kepada wartawan.

Wilayah terparah tercatat berada di Jakarta Barat, tepatnya di Kelurahan Sukabumi Selatan dengan ketinggian air mencapai 70 cm. Curah hujan tinggi menjadi penyebab utama genangan tersebut.

Baca Juga :  Pelanggaran Pergub RDTR DKI Jakarta, Gudang di Kapuk Muara Terus Dibangun Meski Sudah Dapat Surat Peringatan

Sementara itu, genangan di ruas jalan juga dilaporkan di sejumlah titik strategis, baik di Jakarta Barat maupun Jakarta Selatan. Berikut rinciannya:

Wilayah Tergenang:

Jakarta Barat:

Kelurahan Sukabumi Selatan

Jumlah: 2 RT

Ketinggian: 70 cm

Penyebab: Curah hujan tinggi

Ruas Jalan Tergenang:

Jakarta Selatan:

1. Jalan Kemang Utara IX, Kelurahan Duren Tiga, Pancoran

2. Jalan Raya Pondok Karya, Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan

Ketinggian: 20–50 cm

Jakarta Barat:

1. Jalan Daud Raya, Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk

Baca Juga :  Pastikan Ternak Sehat, Barantin Gencarkan Vaksinasi PMK

2. Arjuna Selatan, Kelurahan Kebon Jeruk, Kebon Jeruk

Ketinggian: 30–40 cm

Meski demikian, beberapa titik yang sebelumnya tergenang telah dinyatakan surut, antara lain:

Jalan Penjernihan I, Bendungan Hilir, Tanah Abang

Jalan Petamburan II, Petamburan, Tanah Abang

BPBD DKI Jakarta menyatakan telah mengerahkan personel ke lokasi terdampak untuk memantau dan menangani genangan. “Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Gulkarmat, hingga lurah dan camat untuk percepatan penyedotan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” tambah Yohan.

Baca Juga :  "Delapan Tahun Tanpa Gaji dan BPJS, Sopir Tangki PT Pusaka Teriakkan Ketidakadilan: Kami Hanya Hidup dari Uang Jalan"

Ia menegaskan, genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas warga.

 

 

Penulis: BaimEditor: Tama