Direktur KBN Graha Medika, Penguatan BPJS demi Layanan RS Tetap Stabil

Avatar photo

RADARTERKINI ID | JAKARTA — PT KBN Graha Medika merupakan anak perusahaan dari PT. Kawasan Berikat Nusantara yang mempunyai unit usaha sebuah Rumah Sakit, yaitu “Rumah Sakit Umum Pekerja”

Achmad Mawardi, S.H., M.H, selaku direktur, menegaskan pentingnya penguatan dukungan pembiayaan bagi BPJS agar keberlanjutan layanan kesehatan nasional tetap terjaga ditengah meningkatnya jumlah pasien dan kompleksitas kebutuhan medis

Hal ini disampaikannya dalam kunjungan kerja di RS Umum Pekerja Sukapura , Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (10/12/2025).

Mawardi mengapresiasi perbaikan kinerja BPJS dalam proses pembayaran klaim. Namun, peningkatan jumlah peserta dan biaya medis membuat kebutuhan pendanaan BPJS semakin besar.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang di dapat bahwa belanja klaim BPJS pada 2024 mencapai sekitar 176,7 triliun, sedangkan pendapatan iuran berada dikisaran 165 triliun.

Baca Juga :  Respons Tom Lembong soal Beda Nasib dengan Terdakwa Kasus Gula Lainnya

Ketidak seimbangan ini menunjukan perlunya dukungan tambahan anggaran, agar ekosistem jaminan kesehatan nasional tetap kuat.

ia juga menyoroti ketentuan baru BPJS mengenai pasien IGD yang tidak dirawat inap tidak dapat diklaim, meski demikian, RS Umum Pekerja memilih menanggung biaya tersebut sebagai bagian dari CSR, demi memastikan tidak ada masyarakat yang terhambat aksesnya terhadap layanan medis.

Mawardi menegaskan bahwa rumah sakit akan selalu mengutamakan keselamatan pasien. “Terhadap pasien rawat inap, jika masih harus ditangani, kami tidak akan memulangkan pasien, pelayanan adalah amanah,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Arus Balik, Terminal Kalideres Perketat Keamanan di Area Terminal

RS Umum Pekerja, rumah sakit type C dengan fasilitas ortopedi modern, juga menyediakan ambulance jemput pasien untuk wilayah Sukapura, Semper Barat dan perbatasan cakung.

Sebagai bagian dari PT. Kawasan Berikat Nusantara- yang 26,85% sahamnya dimiliki oleh Pemprov DKI, Mawardi berharap ada dukungan yang luas bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Dengan kolaborasi yang kuat, kami bisa memberikan pelayanan yang semakin maksimal,” tuturnya.

Jejak Karier Achmad Mawardi

1997: Memulai karier sebagai security di PT KBN.

2013: Supervisor Penagihan

2018: Kepala bagian hukum PT KBN.

2022: Direktur PT KBN Graha Medika, pengelola Rumah Sakit Umum Pekerja.

 

Perjalanan panjang dari level operasional hingga manajerial itu membuat Mawardi memahami dinamika lapangan maupun kebijakan.

Baca Juga :  Warga Senang MRT Bakal Tembus Kota Tua: Meski Harga Lumayan, tapi Worth It

“Saya paham kultur dan ritme kerja KBN sejak dulu. Itu modal saya menyusun strategi pembenahan yang realistis dan efektif,” tuturnya.

Penulis: AurelyaEditor: Tama