RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Asia Pacific Chaplaincy Symposium (APCS) 2025 dan Pelayaran Muhibah Diplomasi Duta Bangsa serta Lattek Pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) 2025 resmi dimulai. Dalam kegiatan internasional ini, para Taruna dan Cadet dari berbagai negara Asia hingga Eropa diberangkatkan berlayar menggunakan KRI Bimasuci.
Sejak Senin pagi (4/8), para delegasi negara-negara peserta APCS mulai tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Mereka kemudian langsung diarahkan menuju Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, sebagai tempat akomodasi sementara.
Malam harinya, pukul 19.00 WIB, digelar sesi Ice Breaking antara peserta APCS dan perwakilan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL). Kegiatan ini bertujuan untuk membangun keakraban antar peserta sehingga terbentuk chemistry yang kuat saat pelayaran nanti.
Selasa pagi, seluruh delegasi melakukan check out dari hotel dan melanjutkan kegiatan Courtesy Call kepada Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan dan Panglima Kolinlamil Laksda TNI Hudiarto Krisno Utomo, PSC(j), M.A., M.M.S., CHRMP.
Tepat pada Rabu pagi, KRI Bimasuci dilepas secara resmi oleh Asops Kasal. Para Taruna dan Cadet dari lintas negara pun melanjutkan misi pelayaran diplomasi maritim. Rute yang akan dilalui adalah Jakarta – Padang – Malaysia – Thailand – Brunei Darussalam – Tarakan – Makassar, menempuh jarak pelayaran sekitar ±6.895 Nautical Miles sebelum akhirnya kembali ke Pangkalan Surabaya pada 6 Agustus.
Misi ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama internasional melalui jalur diplomasi pertahanan maritim serta menjadi ajang pembelajaran lintas budaya bagi para calon pelaut ulung dunia.











