Aktivis Buruh Ermanto Usman Tewas Misterius, GEPRINDO Desak Polisi Usut Tuntas

Avatar photo
Kematian aktivis buruh sekaligus Ketua Paguyuban Pensiunan Karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman, masih menyisakan tanda tanya.

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Kematian aktivis buruh sekaligus Ketua Paguyuban Pensiunan Karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman, masih menyisakan tanda tanya. Hingga lebih dari sepekan setelah peristiwa itu terjadi, pihak kepolisian belum memastikan motif di balik kematian korban yang ditemukan tewas di kediamannya di Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Senin (2/3/2026).

Merespons hal tersebut, Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) bersama aktivis yang tergabung dalam Jakarta Utara Bersatu menggelar aksi damai dan tabur bunga di depan pintu gerbang Kantor Pelindo, Jakarta Utara, Rabu (11/3/2026) sore.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk duka sekaligus desakan kepada pihak berwenang agar mengusut tuntas kematian Ermanto Usman yang dinilai masih menyisakan banyak pertanyaan.

Baca Juga :  Danlantamal IX Ambon Terima Kunjungan Audiensi Kakanwil Bea dan Cukai Maluku

Abdurachman alias Ambon, perwakilan GEPRINDO, mengatakan pihaknya kehilangan sosok pemberani yang selama ini dikenal vokal menyuarakan kebenaran di lingkungan Pelindo.

“Hari ini kami dari Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) kehilangan sosok pemberani yang menyuarakan kebenaran di Pelindo. Kami bersama teman-teman aktivis Jakarta Utara Bersatu akan terus menyuarakan aksi damai ini demi keadilan bagi almarhum Ermanto Usman yang gugur demi kebenaran,” ujar Abdurachman alias Ambon.

Ia menilai kematian aktivis tersebut harus mendapat perhatian dari berbagai kalangan agar keadilan bagi almarhum dapat terwujud.

Abdurachman juga menghimbau kepada pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas kasus tersebut karena hingga kini belum ada kejelasan terkait penyebab kematian Ermanto Usman.

Baca Juga :  Debit Ciliwung Naik Usai Hujan Puncak, Katulampa Sempat Siaga 3

“Kami bersama teman-teman aktivis Jakarta Utara Bersatu menghimbau kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kematian aktivis Ermanto Usman. Sampai saat ini belum ada kejelasan terkait kasus tersebut,” katanya.

Selain mendesak aparat penegak hukum, para aktivis juga meminta pihak Pelindo turut memberikan perhatian terhadap kasus tersebut.

“Dalam aksi damai di depan gerbang Kantor Pelindo, kami juga menghimbau kepada pihak Pelindo untuk turut mengusut tuntas kematian aktivis Ermanto Usman,” tambahnya.

Dalam aksi tersebut, terdapat hal unik saat pengamanan berlangsung. Personel kepolisian yang mengamankan kegiatan terlihat mengenakan peci haji dan sorban. Pengamanan dilakukan oleh jajaran Polres Metro Jakarta Utara melalui Polsek Koja.

Baca Juga :  Ada Panggung Hiburan HUT RI, Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Besok Malam

Meski demikian, aksi damai berlangsung tertib dan kondusif hingga selesai.

“Alhamdulillah aksi berjalan tertib dan lancar tanpa ada halangan apa pun,” tutur Abdurachman alias Ambon.