RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Intensitas hujan tinggi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memicu kenaikan debit Sungai Ciliwung pada Jumat (5/12/2025). Kondisi tersebut membuat tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa sempat menembus 90 sentimeter dan berada pada status siaga 3.
Kepala Bendung Katulampa Bogor, Andi Sudirman, menjelaskan bahwa kenaikan TMA terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Sungai Ciliwung. Namun menjelang sore, kondisi mulai menurun.
“Pada pukul 16.00 WIB, TMA sempat 90 sentimeter dengan status siaga 3. Tapi per pukul 17.00 WIB sudah turun menjadi 70 sentimeter atau siaga 4,” ujar Andi.
Ia menambahkan bahwa potensi limpasan air dari Katulampa diperkirakan akan mengalir menuju Jakarta dalam waktu 7–9 jam ke depan. Kawasan Jakarta Timur menjadi wilayah yang paling cepat menerima dampaknya.
“Perkiraan 8–9 jam sampai Jakarta, terutama area Jakarta Timur. Debit bisa bertambah jika wilayah tengah seperti Bogor dan Depok juga kena hujan deras,” jelasnya.
Andi melaporkan bahwa kondisi cuaca di Katulampa dan Puncak pada sore hari tampak mendung. Ia berharap intensitas hujan tidak kembali meningkat agar TMA tetap stabil.













