RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara melakukan penanganan darurat atas rembesan yang muncul di Tanggul Pelindo Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, pada Kamis (4/12/2025) siang. Rembesan terjadi ketika permukaan air laut meningkat hingga 211 cmPP, yang memicu tekanan kuat pada struktur tanggul.
Sebanyak 20 personel Satgas Pasukan Biru dikerahkan untuk menangani kebocoran tersebut. Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan memasang penambalan pada bagian belakang sheet pile yang mengalami kerusakan. Petugas membawa 500 karung pasir sebagai material utama serta mengoperasikan tiga unit dump truck guna mendukung mobilisasi logistik.
Penanganan dilakukan dengan metode darurat menggunakan tumpukan karung pasir berlapis di titik rembesan untuk meredam tekanan air laut. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, kebocoran berhasil dikendalikan meski sifat perbaikan ini masih sementara dan akan dilanjutkan dengan langkah struktural permanen.
Kasudin SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi, menegaskan bahwa tindakan cepat diperlukan guna mencegah dampak rob yang lebih luas di kawasan pesisir.
“Penanganan darurat ini merupakan respon cepat kami untuk mengamankan kawasan sekitar. Meskipun sifatnya sementara, upaya ini penting agar tekanan air laut bisa dikendalikan sambil menunggu perbaikan lanjutan. Kami terus memonitor kondisi tanggul dan akan mengambil tindakan tambahan jika diperlukan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat pesisir tetap waspada menghadapi potensi peningkatan rob dalam beberapa hari ke depan.
“Petugas dan peralatan selalu kami siagakan untuk memastikan kondisi tetap terkendali,” tambahnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan menjadi bagian dari upaya Pemkot Administrasi Jakarta Utara dalam memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari ancaman banjir rob.













