Monorel: Kado Jakarta di Usia 500 Tahun?

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Di tengah rintik gerimis Jakarta pada Rabu petang (11/6), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan sikap tegasnya: tiang-tiang mangkrak proyek monorel akan dibongkar! Pernyataan ini langsung menyulut perhatian publik, terutama menjelang usia emas Jakarta yang ke-500 tahun pada 22 Juni 2027.

Setelah lebih dari dua dekade menjadi ‘fosil modern’ di tengah kota, proyek monorel yang dulu digagas era Gubernur Sutiyoso dan sempat diresmikan pada 6 Juni 2004 oleh Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, kini kembali jadi sorotan utama.

“Kalau PT Adhi Karya tidak mampu membongkar, Pemprov DKI yang akan turun tangan,” tegas Pramono dalam pernyataan persnya di Semanggi, Jakarta Selatan (10/6).

Langkah tegas itu diambil setelah Pemprov DKI mengantongi dasar hukum kuat dari Pengadilan Negeri dan Jamdatun (Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan TUN). Artinya, tidak ada lagi alasan untuk membiarkan tiang-tiang beton menjulang tanpa fungsi di berbagai sudut ibu kota.

Baca Juga :  Ribuan Warga Padati Monas: Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina Serukan Boikot Produk Israel dan Hentikan Genosida Gaza

Monorel Bangkit Kembali?

Dalam perbincangan eksklusif dengan Harian Jaya Pos, Direktur Utama PT Jakarta Monorail Ir. Sukmawati Syukur menyambut baik atensi Gubernur Pramono.

“Monorel adalah bagian dari masa depan Jakarta. Kami siap melanjutkan, dengan rute baru yang menjangkau kawasan berkembang seperti Pantai Indah Kapuk,” ucap Sukmawati.

Ia menyebut, PT Jakarta Monorail memiliki kontrak kerja sama (PKS) 30 tahun yang berlaku sejak 2004. Bahkan pendanaan dari China senilai USD 1,5 miliar pun pernah dikunci lewat perjanjian dengan China Communications Construction Company (CCCC) pada 2013, disaksikan langsung Presiden Xi Jinping dan Presiden SBY kala itu.

Baca Juga :  Pelabuhan Bakauheni Tergenang Air Usai Diguyur Hujan Deras

Namun hambatan utama bukan di dana atau teknologi—melainkan penyediaan lahan untuk depo dan stasiun, yang merupakan tanggung jawab Pemprov DKI.

Mimpi Transportasi Modern

Jakarta kini punya KRL, Transjakarta, MRT, LRT, dan ojek online. Tapi data menunjukkan, warga masih tergantung pada kendaraan pribadi. Dengan penambahan moda seperti monorel, diversifikasi angkutan umum bisa menjadi solusi untuk mengurai kemacetan yang kian menggila.

Investasi monorel juga didukung teknologi Eropa dan konsultan tata kota yang sebelumnya dipakai Singapura. Menurut Sukmawati, secara teknis, Jakarta sangat siap menyambut moda ini.

Menuju 500 Tahun Jakarta

Jika terealisasi, Monorel akan menjadi hadiah monumental saat Jakarta genap berusia 500 tahun. Bukan hanya simbol transportasi modern, tapi juga bukti nyata bahwa Jakarta bisa bangkit dari proyek gagal masa lalu.

Baca Juga :  Panglima TNI Perintahkan Pengamanan Kejaksaan, Langkah Ini Tuai Kontroversi

“Jakarta harus tampil sebagai kota cerdas, ramah publik, dan bebas kemacetan. Itu komitmen kami,” pungkas Gubernur Pramono.

Apakah monorel benar-benar jadi kado ulang tahun Jakarta ke-500? Rakyat menanti, sejarah menilai.

 

 

Penulis: Car-d Editor: Tama