Tanjung Priok Menuju Indonesia Emas 2045: Polres Gelar Seminar Nasional, Hadirkan Cak Lontong hingga Tokoh Strategis Negeri

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Dalam semangat mendukung visi besar Indonesia Emas 2045, Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Penataan Kota Pelabuhan Menuju Indonesia Emas: Kolaborasi Multi-Stakeholder untuk Masa Depan Jakarta Utara”, yang berlangsung di Museum Maritim Pelindo, Tanjung Priok, Rabu (28/5).

Acara ini menjadi momentum strategis untuk membahas penataan kawasan pelabuhan yang lebih manusiawi, modern, dan terintegrasi. Seminar ini juga menjadi bukti nyata komitmen kolaboratif antara pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan komunitas lokal dalam menyongsong masa depan Jakarta Utara sebagai kawasan pelabuhan unggulan.

Dibuka dengan Reog, Dipandu Cak Lontong

Rangkaian acara dibuka meriah oleh pertunjukan Reog Ponorogo Singo Budoyo Mudo SMP 261 Pelabuhan Muara Angke, hasil binaan Polres Pelabuhan Tanjung Priok di bawah pelatih AIPTU Agus Subekti dan pembina langsung Kapolres AKBP Dr. Martuasah H. Tobing.

Baca Juga :  Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga di Festival Budaya Bojonggede

Seminar dilanjutkan dengan sambutan dari Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemprov DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, yang mewakili Gubernur DKI Jakarta. Dalam pernyataannya, ia menegaskan pentingnya solusi nyata bagi tata ruang Jakarta Utara yang selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi aktivitas kepelabuhanan.

“Kami hadir untuk mencari solusi konstruktif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Ali Maulana.

Narasumber Top, Dialog Serius Namun Santai

Acara ini dihadiri oleh sederet tokoh nasional dan daerah, di antaranya: Nurwayah, S.Pd. (Anggota DPR RI Komisi XII), Nirwono Joga (Wakil Ketua IALI), Hendra Hidayat (Wali Kota Jakarta Utara), Yandri Trisaputra (EGM Regional II PT Pelindo), Henricus Andy Simarmata, Ph.D. (Ketua Umum IAP Indonesia), Umi Mu’awanah, Ph.D. (BRSEKP), hingga Cak Lontong, yang berperan sebagai moderator diskusi interaktif.

Wakapolres KOMPOL Dr. Budi Santoso menyampaikan bahwa forum ini merupakan langkah nyata dalam merespon tantangan kota pelabuhan melalui pendekatan lintas sektor. “Kami percaya, sinergi adalah kunci untuk membangun kawasan pelabuhan yang inklusif dan berdaya saing global,” ujarnya.

Baca Juga :  "Sinergi di Puncak! LDK Gunung Sahari Selatan Satukan RW, RT, LMK, FKDM, dan ASN"

ART Market Exhibition: Ketika Seni Bicara Kota Sebagai bagian dari kegiatan, digelar pula ART Market Exhibition, pameran seni bertema dinamika kota pelabuhan yang berlangsung dari 20 Mei hingga 2 Juni 2025. Pameran ini menghadirkan karya-karya seniman Indonesia yang merefleksikan wajah kota pelabuhan dalam lensa seni urban dan budaya.

Menuju Jakarta Utara Masa Depan

Seminar ini menjadi langkah awal penting dalam membangun sinergi antarlembaga, memperkuat fondasi Jakarta Utara sebagai kota pelabuhan masa depan yang berkelanjutan dan berwawasan kemanusiaan. Inisiatif ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana transformasi kota menjadi bagian penting dari kemajuan bangsa.

Baca Juga :  Polsek Pancur Batu Berhasil Tangkap Tiga Pria Diduga Mengaku Polisi, Satunya Lagi DPO

“Penataan kota pelabuhan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga menyangkut masa depan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakatnya,” pungkas KOMPOL Dr. Budi Santoso.

 

Penulis: Car-d Editor: Tama