Dulu Kumuh, Kini Jadi Oase Kota: “Ngider Bareng Bang Juaini” Ubah Wajah Kebantenan Jadi Taman Harapan

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Program Ngider Bareng Bang Juaini kembali menyapa warga Jakarta Utara. Kali ini, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Juaini Yusuf turun langsung meninjau taman baru yang dibangun di kawasan Kebantenan, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, pada Selasa (20/05/25). Lokasi yang dulu dikenal sebagai tempat pembuangan sampah dan kumuh, kini menjelma menjadi ruang hijau yang hidup dan bermanfaat untuk warga.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat langsung hasil kerja keras Sudin Pertamanan. Kami hadir lengkap—dari Pak Camat, Bu Lurah, hingga RW, RT, dan tentunya warga. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Juaini di lokasi.

Baca Juga :  Pembangunan Stasiun Jatake Capai 75,9%, Simbol Transportasi Terintegrasi Masa Depan

Taman Kebantenan kini menjadi pusat aktivitas warga. Anak-anak dari SD terdekat tampak bermain ceria, sementara para orang tua dan lansia memanfaatkan area untuk bersosialisasi dan berolahraga. Perubahan ini membawa angin segar bagi lingkungan padat penduduk yang selama ini minim ruang terbuka.

“Dulu tempat ini enggak berharga. Sekarang, anak-anak bisa main, warga bisa ngumpul, nenek-nenek semangat olahraga. Taman ini jadi ruang baru untuk kebersamaan,” lanjut Juaini, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Lintas Ormas (FLO).

Tak hanya inspeksi, kunjungan ini juga membuka ruang dialog langsung antara warga dan pejabat. Lurah Semper Timur, Titin, menyampaikan aspirasi warga agar taman dilengkapi kursi, toilet umum, pos jaga, dan tempat berteduh.

Baca Juga :  Fun Bike Harkitnas Siwo PWI Jaya 2025: Dilepas Wali Kota Jakpus di Monas, Disambut Wali Kota Jakut di Ancol

Syahrial dari Sudin Pertamanan Jakarta Utara menanggapi dengan positif. “Kami akan terus berkoordinasi agar taman ini makin nyaman dan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Camat Cilincing, Depika Romadi, menegaskan pentingnya peran warga dalam menjaga taman. “Ini bukan sekadar proyek pemerintah. Ini milik kita bersama. Warga sudah merasa memiliki dan itu kunci keberlanjutan.”

Program Ngider Bareng menjadi lebih dari sekadar blusukan. Bagi Juaini, ini adalah cara membangun jembatan kepercayaan antara pemerintah dan rakyat. Menyerap aspirasi, menyentuh langsung persoalan, dan membawa perubahan nyata.

Taman Kebantenan hari ini menjadi simbol. Bahwa perhatian kecil dari pemerintah, bila disertai kolaborasi warga, bisa membawa dampak besar. Dari tempat sampah menjadi taman harapan.

Baca Juga :  Panitia Acara Pelantikan DPW PWDPI Sumut Telah Dibentuk, Acara Pelantikan Pengurus Akan Dilaksanakan