RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Aparat gabungan menertibkan sejumlah posko milik organisasi masyarakat (ormas) yang tersebar di wilayah Jakarta Timur. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih tertib dan aman, sekaligus mengalihkan fungsi posko menjadi pos keamanan lingkungan (poskamling).
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan bahwa penertiban dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Ia menegaskan bahwa tindakan ini mencerminkan sikap netral negara terhadap semua kelompok masyarakat.
“Kami berkomitmen menciptakan Jakarta Timur yang tertib, aman, dan inklusif bagi seluruh warga. Tidak boleh ada simbol ormas yang mengintimidasi atau menciptakan kesan penguasaan wilayah,” kata Nicolas seperti dikutip salah satu media, Jumat (16/5/2025).
Sebanyak empat posko ormas telah ditertibkan dan dialihfungsikan menjadi poskamling. Salah satunya berada di wilayah Matraman.
Kapolsek Matraman, AKP Suripno, menyampaikan bahwa posko yang sebelumnya digunakan oleh ormas kini telah dibersihkan dan dialihkan fungsinya. “Posko di wilayah Matraman secara keseluruhan sudah dibersihkan dan dialihfungsikan menjadi poskamling,” ujarnya.
Menurut Suripno, poskamling ini akan difungsikan bersama oleh warga, termasuk untuk mendukung kegiatan pencegahan tawuran. “Jadi poskamling ini nanti digunakan bersama-sama. Terus yang kedua nanti bisa dipakai pos antitawuran,” tambahnya.
Selain di Matraman, petugas juga menertibkan posko Forum Betawi Rempug (FBR) 0170 di Jalan Salemba Utan Barat, Palmeriam, yang kini telah dibersihkan dan dicat ulang. Penertiban serupa dilakukan pada posko FBR 0216 di Jalan Kayu Manis Barat, Kayu Manis, Matraman; posko FBR 0215 di Jalan Pisangan Baru Timur; serta posko FBR 0221 di Jalan A Yani, Utan Kayu Utara.
Penertiban ini merupakan bagian dari strategi pihak kepolisian dalam menciptakan ruang publik yang bersih dari simbol-simbol yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Jadi intinya semua secara kebersamaan, segala sesuatunya menguatkan keamanan dan ketertiban di wilayah Jaktim. Posko yang lain nanti juga akan ditertibkan,” pungkas Suripno.













