RADARTERKINI.ID | JAKARTA — Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur Kelas IA Khusus memasuki era kepemimpinan baru. Efendi, S.H. resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Ketua PN Jakarta Timur menggantikan Iwan Anggoro Warsita, S.H., M.Hum.
Pengambilan sumpah jabatan, pelantikan, dan serah terima jabatan tersebut digelar dalam Sidang Luar Biasa di Aula Ansyahrul atau Ruang Auditorium Lantai 6 Gedung Pengadilan Tinggi Jakarta, Jalan Letjen R. Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026).
Ketua Pengadilan Tinggi Jakarta, Nugroho Setiadji, S.H., memimpin langsung jalannya prosesi pelantikan Efendi sebagai Ketua PN Jakarta Timur.
Sebelum mendapat amanah baru tersebut, Efendi bertugas sebagai Wakil Ketua PN Jakarta Pusat. Kini, ia dipercaya memimpin PN Jakarta Timur yang memiliki aktivitas pelayanan publik dan penanganan perkara cukup tinggi.
Jabatan Ketua PN Jakarta Timur sebelumnya diemban oleh Iwan Anggoro Warsita. Iwan diketahui dilantik pada posisi tersebut oleh Nugroho Setiadji pada 24 Oktober 2025, sebelum kemudian mendapat penugasan baru di lingkungan Pengadilan Tinggi Denpasar.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan dan penataan organisasi di lingkungan Mahkamah Agung serta badan peradilan di bawahnya.
Di balik momentum pergantian pimpinan tersebut, muncul pula harapan dari kalangan wartawan yang selama ini melakukan kegiatan peliputan di lingkungan PN Jakarta Timur.
Erfan Pratama, Ketua Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, menyampaikan harapannya agar kehadiran Efendi sebagai pimpinan baru dapat membawa perubahan positif dalam membangun komunikasi antara PN Jakarta Timur dan insan pers.
Harapan itu disampaikan Erfan saat berkomunikasi melalui telepon seluler dengan Ali Hanafiah selaku Sekretaris Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, pada Senin (31/8/2026).
Erfan tidak dapat menghadiri langsung acara pelantikan Efendi karena pada waktu yang bersamaan dirinya sedang menjalankan agenda tugas peliputan di luar kota.
Meski demikian, ia tetap mengikuti perkembangan pergantian kepemimpinan tersebut dan menitipkan harapan besar kepada Ketua PN Jakarta Timur yang baru.
Mewakili rekan-rekan media, Erfan berharap hubungan baik antara insan pers dan PN Jakarta Timur dapat kembali dipulihkan seperti komunikasi yang pernah terjalin dengan baik pada masa kepemimpinan sebelumnya.
Menurutnya, hubungan yang sehat antara pengadilan dan media sangat diperlukan, terutama untuk membangun komunikasi yang profesional dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Ia berharap ke depan terdapat ruang komunikasi yang lebih terbuka, sehingga wartawan dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan baik dalam memperoleh informasi publik yang dapat disampaikan kepada masyarakat sesuai aturan yang berlaku.
Namun demikian, hubungan tersebut tetap harus dibangun atas dasar saling menghormati tugas dan fungsi masing-masing. Media memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi secara profesional dan berimbang, sementara lembaga peradilan menjalankan kewenangannya secara independen sesuai hukum dan peraturan yang berlaku.
Bagi kalangan media, keterbukaan komunikasi bukan berarti mencampuri proses hukum maupun independensi pengadilan. Hubungan yang diharapkan adalah terciptanya koordinasi yang baik dalam urusan informasi dan kegiatan yang dapat diketahui publik.
Pergantian kepemimpinan di PN Jakarta Timur pun diharapkan menjadi kesempatan untuk membangun kembali suasana yang lebih positif antara institusi pengadilan dan rekan-rekan wartawan.
Sementara itu, sebagai Ketua PN Jakarta Timur, Efendi memiliki tanggung jawab untuk memastikan penyelenggaraan administrasi peradilan, pelayanan publik, dan pelaksanaan tugas aparatur berjalan sesuai ketentuan.
Selain menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, kepemimpinan baru juga dihadapkan pada upaya memperkuat efektivitas administrasi perkara serta tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel.
Prinsip integritas, transparansi, akuntabilitas, dan independensi peradilan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas PN Jakarta Timur ke depan.
Bagi insan pers, dimulainya kepemimpinan Efendi menjadi harapan baru agar hubungan yang pernah terbangun dengan baik pada era sebelumnya dapat kembali hadir dalam bentuk komunikasi yang profesional, terbuka, dan saling menghormati.
Dengan terjalinnya hubungan yang baik antara PN Jakarta Timur dan media, penyampaian informasi kepada masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.











