RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Rekam jejak prestasi dan dedikasi yang ditunjukkan Ari Meilando, SH., MH. selama bertugas di Kejaksaan Negeri Bima berbuah promosi jabatan. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung Republik Indonesia tertanggal 8 Juni 2026, Ari resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intelijen) Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara.
Promosi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kinerja Ari yang dinilai konsisten dalam menjalankan tugas, baik di bidang administrasi, pelayanan publik, maupun penegakan hukum. Selama bertugas di Kejaksaan Negeri Bima, ia dikenal sebagai jaksa yang memiliki komitmen tinggi, inovatif, serta mampu menghadirkan berbagai terobosan yang berdampak positif bagi institusinya.
Di bawah kepemimpinannya pada bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PAPBB), Kejaksaan Negeri Bima berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Kinerja Terbaik Bidang PAPBB Kejaksaan Tipe B se-Indonesia, Penghargaan Frekuensi Lelang Terbaik, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Terbaik dari Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra), serta predikat Satuan Kerja Bidang PAPBB Terbaik se-Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat.
Tak berhenti pada capaian tersebut, Ari juga menghadirkan berbagai inovasi pelayanan, seperti program Lelang Rakyat yang mempermudah masyarakat mengikuti lelang, serta aplikasi KITA (Kita Informasi Terpadu Adhyaksa) sebagai sarana penyampaian informasi layanan Kejaksaan secara lebih cepat, mudah, dan transparan.
Dalam bidang penegakan hukum, Ari juga berperan aktif menangani sejumlah perkara pidana khusus (Pidsus) dan pidana umum (Pidum). Salah satu perkara yang menyita perhatian publik adalah penanganan kasus narkotika yang melibatkan mantan Kasat dan mantan Kapolres Bima. Penanganan perkara tersebut menjadi salah satu bukti komitmennya dalam menegakkan hukum secara profesional dan berintegritas.
Saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon selulernya pada Rabu (1/7/2026), Ari mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan pimpinan kepadanya. Menurutnya, promosi jabatan yang diterimanya menunjukkan bahwa sistem pembinaan karier di lingkungan Kejaksaan memberikan ruang bagi setiap insan Adhyaksa yang bekerja dengan dedikasi dan penuh tanggung jawab.
“Ini membuktikan bahwa pesan Jaksa Agung sangat jelas, tidak ada istilah mengurus penempatan. Siapa yang berdedikasi akan diberikan kesempatan promosi dan mutasi, tanpa adanya titipan-titipan,” ujar Ari.
Putra seorang pedagang itu menegaskan, amanah sebagai Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bengkulu Utara akan dijalankannya dengan penuh tanggung jawab. Ia berkomitmen untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Kejaksaan dan pelayanan kepada masyarakat.











