RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya kembali menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) khusus peningkatan status keanggotaan yang akan dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026, di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya Lantai 9, Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini ditujukan bagi pemegang KTA Muda yang masa berlakunya berakhir pada Juni hingga Agustus 2026 agar dapat meningkatkan status menjadi KTA Biasa (Kartu Biru) yang diterbitkan oleh PWI Pusat. (What, Who, When, Where, Why).
Sekretaris Umum PWI Jaya sekaligus Ketua Panitia Pelaksana OKK, Arman Suparman, menjelaskan bahwa peserta OKK peningkatan status diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi, salah satunya dengan melampirkan sertifikat kelulusan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Peserta OKK Peningkatan wajib melampirkan sertifikat kelulusan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai salah satu persyaratan administrasi keanggotaan,” ujar Arman Suparman, Senin (8/6).
Bagi anggota yang ingin mengikuti kegiatan tersebut, pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Vitha Anggraini di nomor HP/WhatsApp +62 819-1534-9458.
Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan, menegaskan bahwa OKK memiliki peran penting dalam membentuk wartawan profesional yang memahami teknik jurnalistik, etika profesi, serta tanggung jawab sosial pers. Selain untuk peningkatan status anggota, OKK juga terbuka bagi calon anggota baru PWI Jaya yang telah mengikuti UKW dan dinyatakan kompeten.
“OKK juga diperuntukkan bagi calon anggota baru PWI Jaya dengan syarat sudah mengikuti UKW dan dinyatakan kompeten,” ungkap Kesit.
Pelaksanaan OKK berlangsung selama setengah hari dengan pembekalan materi yang diberikan oleh Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) PWI Jaya. SJI merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan PWI yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan kualitas wartawan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, PWI Jaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme wartawan melalui pendidikan organisasi dan jurnalistik yang berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan praktik jurnalistik yang bertanggung jawab, beretika, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan industri media saat ini. (How).











