Patroli KRYD Penjaringan Sita 4 Motor Tanpa Surat, Tawuran Nihil

Polsek Metro Penjaringan bersama Polres Metro Jakarta Utara kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam, 30 Mei 2026.

RADARTERKINI ID | JAKARTA – Polsek Metro Penjaringan bersama Polres Metro Jakarta Utara kembali menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam, 30 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, geng motor, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebanyak 55 personel gabungan diterjunkan dalam operasi yang dimulai pukul 23.10 WIB. Kegiatan dipimpin Kasubag Binops Bag Ops Polres Metro Jakarta Utara Kompol Nanang Irianto, SH, dengan dukungan empat unit mobil patroli dan kendaraan roda dua untuk menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Penjaringan.

Patroli difokuskan di kawasan Rusun Muara Baru, Pasar Ikan, Pos Pam Kertajaya, Pos Pam Gedong Panjang, Pos Pam Muara Baru, Jembatan DHI Kapuk Muara, hingga Pluit

Baca Juga :  Penipuan Ikan Ekspor Rp1 Miliar di Muara Angke Terbongkar

Timur. Selain mengawasi lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja pada malam hari, petugas juga melakukan pemantauan terhadap jalur yang sering dilalui kelompok motor dan lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan minuman keras.

Dalam operasi stasioner yang digelar di Jalan Pluit Raya Selatan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengendara yang melintas. Hasilnya, empat unit sepeda motor diamankan karena tidak dilengkapi dokumen kendaraan yang sah, yaitu Honda Beat B 4591 BGN, Honda Scoopy B 4371 BYC, Honda AA 5339 ACD, dan Honda AB 2447 DB.

Keempat kendaraan tersebut selanjutnya diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini dilakukan guna mencegah penggunaan kendaraan tanpa kelengkapan administrasi yang berpotensi digunakan dalam tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Usai operasi stasioner, personel melanjutkan patroli hunting dengan rute Pluit Selatan Raya, Muara Baru, Pluit Timur, Pluit Raya, Pasar Ikan, Bandengan Selatan, Teluk Gong, Kapuk Muara, Bandengan Terusan, Bandengan Utara, Gedong Panjang, dan kembali ke Pluit Selatan Raya.

Baca Juga :  Penertiban 10 Gubuk Liar di Cideng Viral, Satpol PP Bergerak Usai Laporan Warga

Dari hasil patroli tersebut, petugas tidak menemukan adanya aksi tawuran, balap liar, maupun tindak kriminalitas yang menonjol. Situasi keamanan di seluruh wilayah yang dilalui terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa KRYD akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai upaya menjaga keamanan wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“KRYD merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Selain melakukan patroli dan penindakan terhadap pelanggaran, kami juga berupaya menutup ruang gerak pelaku tawuran, geng motor, begal, dan kejahatan jalanan lainnya. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKBP Agta Bhuwana Putra.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Gugat Penyitaan Aset Rp700 M, Dewas KPK Didorong Bertindak

Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Penjaringan berharap dapat terus menekan angka kriminalitas, mencegah tawuran dan street crime, serta memperkuat rasa aman masyarakat sesuai semangat “Jaga Jakarta, Jaga Lingkungan”. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.