RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan silaturahmi bersama pemuka agama dan organisasi kemasyarakatan Provinsi DKI Jakarta pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Fatahillah, Lantai 2, Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
Acara yang digagas oleh Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Utara ini menghadirkan berbagai unsur penting, mulai dari pemerintah daerah hingga perwakilan lintas agama dan organisasi kemasyarakatan.
Wali Kota Jakarta Utara yang diwakili oleh Wakil Wali Kota, Fredy Setiawan, hadir bersama Kepala Suku Badan Kesbangpol Andi Achmad Kohar, serta Ketua Sub Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Sarah Iineke Putri. Turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut H. Mawardi dari Kantor Kementerian Agama Jakarta Utara dan Drs. KH. Sodikin Maksudi selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Utara, dengan moderator Lahudin.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai organisasi seperti Forum Lintas Ormas Jakarta Utara, FKUB Jakarta Utara, PC Nahdlatul Ulama, PD Muhammadiyah, Pemuda Katolik, Forum Musyawarah Antar Gereja (FORMAG), hingga Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Administrasi Jakarta Utara.
Dalam sambutannya, Fredy Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini menjadi wadah mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan di Jakarta Utara.
“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Jakarta Utara agar tetap kondusif, nyaman, dan damai,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan seluruh unsur masyarakat dalam menciptakan stabilitas wilayah. Menurutnya, kerja sama lintas agama dan organisasi kemasyarakatan menjadi kunci dalam menjaga kerukunan dan ketertiban di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi serta meningkatkan peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah Jakarta Utara.











