RADARTERKINI.ID | JAKARTA, RadarTerkini.id – Untuk mengingatkan keteladanan dan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Alhayatul Jadidah menggelar peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H/2026 di Masjid Alhayatul Jadidah, Jalan Hidup Baru RT 010/RW 02, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (12/2/2026) malam.
Kegiatan keagamaan ini menghadirkan penceramah Munawar Ambari dan dihadiri Lurah Pademangan Barat Hari Firmansyah, Sutarno selaku LMK, Ketua RW 02 Tri Krisna Mukti (RW Gen Z), para Ketua RT 01–011, serta warga sekitar.
Ketua DKM Alhayatul Jadidah, Hasan Bisri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mohon maaf apabila pelaksanaan Isra’ Mi’raj ini digelar secara sederhana, namun tidak mengurangi rasa khidmat dalam mengikuti tausiyah yang disampaikan KH. Munawar Ambari,” ujarnya.
Ketua RW 02, Tri Krisna Mukti, turut mengapresiasi kolaborasi antara Karang Taruna Unit RW 02 dan Risma Masjid Alhayatul Jadidah dalam menyukseskan acara tersebut. Ia berharap momentum Isra’ Mi’raj 1447 H Tahun 2026 ini dapat menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh warga.
“Semoga kita bisa mengambil hikmah dari perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Pademangan Barat, Hari Firmansyah, dalam amanahnya mengajak warga untuk lebih aktif melakukan kerja bakti, minimal seminggu sekali, guna mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Ia mengungkapkan bahwa di wilayah Pademangan Barat saat ini tercatat 15 kasus DBD.
“Mari Dawis, PKK, kader Jumantik bersama para Ketua RT dan RW kita bersama-sama memberantas sarang nyamuk dengan membersihkan tempat penampungan air dari jentik nyamuk Aedes aegypti,” tegasnya.
Dalam tausiyahnya, KH. Munawar Ambari menjelaskan bahwa Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan spiritual luar biasa Nabi Muhammad SAW, di mana beliau menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu.
“Shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kunci keberkahan hidup. Mari jadikan momentum Isra’ Mi’raj ini sebagai evaluasi untuk memperbaiki kualitas shalat kita, meningkatkan kekhusyukan, memperbaiki gerakan dan bacaan, serta menjaga waktu shalat. Dengan shalat yang baik, insya Allah segala urusan kita dimudahkan,” pesannya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim-piatu dan janda sebagai bentuk kepedulian sosial, sekaligus menutup rangkaian peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H di lingkungan RW 02 Pademangan Barat dengan penuh khidmat dan kebersamaan.













