RADARTERKINI.ID | JAKARTA — Clay Coffee Space resmi meluncurkan deretan menu terbaru yang memadukan minuman kekinian dan sajian kuliner modern, sekaligus memperkuat posisinya sebagai ruang nongkrong favorit masyarakat Jakarta Timur.
Peluncuran menu baru ini turut dihadiri Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur bersama jajaran manajemen Clay Coffee Space, pada Selasa (13/1/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Clay Coffee Space yang berlokasi di Jalan Jatinegara Kaum No. Km 17, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Kafe yang beroperasi 24 jam ini dikenal dengan konsep ruang terbuka, panggung hiburan, serta suasana kreatif yang ramah bagi berbagai kalangan.
Manager Clay Coffee Space, Nurdinysah Ilham, mengatakan peluncuran menu baru ini merupakan bentuk komitmen manajemen dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan bagi pelanggan. “Kami ingin Clay Coffee Space tidak hanya menjadi tempat ngopi, tetapi juga ruang berkumpul, berdiskusi, dan berkolaborasi,” ujarnya.
Menu terbaru yang diperkenalkan meliputi berbagai varian minuman seperti Strawberry Cheesecake, Choco Berry, Matcha Strawberry, Butterscotch Salted, hingga Red Berry Candy. Sementara untuk makanan, Clay Coffee Space menghadirkan Waffle Strawberry Jam, Waffle Cream Oreo, dan Yakitori Chicken yang menjadi menu unggulan.
Tim manajemen Clay Coffee Space, Helmi Azzam dan Jatmiko Tri Kusuma, menambahkan bahwa inovasi menu ini disesuaikan dengan selera pasar urban, khususnya generasi muda dan komunitas kreatif. “Kami juga membuka ruang bagi komunitas, termasuk insan pers, untuk menjadikan Clay Coffee Space sebagai tempat bertukar ide,” kata Helmi.
Kehadiran Pokja PWI Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam kegiatan ini menjadi simbol sinergi positif antara pelaku usaha, komunitas, dan insan pers, sekaligus memperkuat peran Clay Coffee Space sebagai pusat aktivitas sosial dan kreatif di wilayah Jakarta Timur.
Dengan konsep modern, harga terjangkau, serta operasional 24 jam, Clay Coffee Space optimistis mampu menjadi destinasi kuliner dan ruang publik yang terus berkembang dan diminati masyarakat.











