Hindari Jam Pulang Kantor, Pembongkaran Tiang Monorel Dilakukan Malam Hari

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan pembongkaran tiang monorel akan dilakukan pada malam hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas, khususnya saat jam pulang kantor. Langkah ini diambil agar proses pembongkaran tidak mengganggu arus kendaraan di ruas jalan terdampak.

“Ya otomatis akan pembongkarannya malam hari. Window time-nya itu. Tapi rencananya dari kapan sampai kapan, berapa lama, itu nanti dengan teman-teman Dinas Bina Marga yang eksekusi,” kata Syafrin di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Syafrin menegaskan tidak akan ada penutupan jalan selama proses pembongkaran tiang monorel. Dishub akan melakukan pengaturan dan pengalihan lalu lintas dengan memanfaatkan jalur lambat untuk penempatan alat berat, sementara jalur cepat tetap berfungsi.

Baca Juga :  Hari Ketiga Libur Panjang, 15 Ribu Kendaraan Melintas Puncak Bogor Pagi Ini

“Di sana kan ada dua lajur, ada jalur lambat, ada jalur cepat. Jadi pada saat alat berat masuk, itu akan berada di sisi jalur lambat, sementara jalur cepat tetap berfungsi,” ujarnya.

Menurut Syafrin, skema pengaturan lalu lintas tersebut telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian dan instansi terkait. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang karena tidak ada penutupan jalan selama pembongkaran berlangsung.

“Oleh sebab itu, tidak ada penutupan jalan. Yang ada penggunaan jalur lambat untuk penempatan alat berat pada saat pelaksanaan pembongkaran,” jelasnya.

Baca Juga :  "Senyum Anak Negeri: Bakrie Amanah Ajak 480 Yatim Dhuafa Belanja Bahagia"

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembongkaran tiang monorel di Jakarta akan mulai dilakukan pada pekan depan. Pramono menegaskan proses pembongkaran tidak akan disertai penutupan jalan agar tidak mengganggu lalu lintas.

“Pembongkaran monorel akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan. Dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan,” kata Pramono di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa (6/1).

Pramono menjelaskan pembongkaran akan dikoordinasikan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta dengan mengacu pada pengalaman penanganan proyek serupa sebelumnya. Ia memastikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas tetap menjadi prioritas.

Baca Juga :  Kapal Perang Kekaisaran Jepang JS Yahagi (FFM-5) Tiba di Tanjung Priok di Hari Raya Waisak

 

 

 

 

Penulis: BaimEditor: Tama