RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Upacara Kenaikan Pangkat Personel periode Januari 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (31/12) sore.
Sebanyak 33 personel Polri menerima kenaikan pangkat dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan ini diikuti oleh para Pejabat Utama serta seluruh personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Upacara yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut menjadi momentum penghargaan institusi Polri atas dedikasi dan loyalitas personel dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Adapun rincian kenaikan pangkat meliputi 5 personel dari IPTU ke AKP, 6 personel dari IPDA ke IPTU, 7 personel dari AIPDA ke AIPTU, 6 personel dari BRIPKA ke AIPDA, 7 personel dari BRIPTU ke BRIGADIR, serta 2 personel dari BRIPDA ke BRIPTU.
Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan upacara serta memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena pada hari ini kita dapat melaksanakan upacara kenaikan pangkat dalam keadaan aman dan sejahtera,” ujar AKBP Martuasah.
Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan dan penghargaan institusi, sekaligus membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar.
“Kenaikan pangkat bukan sekadar simbol, tetapi amanah yang harus dijawab dengan peningkatan profesionalisme, etika, dan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Kapolres juga berharap momentum ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan integritas serta menjadi teladan baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Rangkaian upacara berlangsung tertib sesuai tata upacara yang telah ditetapkan, mulai dari penghormatan pasukan, penyematan tanda pangkat, penyampaian amanat Inspektur Upacara, hingga pembacaan doa. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, pemberian ucapan selamat, serta tradisi sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.













