RADARTERKINI.ID | BATAM – Komitmen menghadirkan seleksi prajurit yang bersih, adil, dan transparan kembali ditegaskan Kodaeral IV melalui penandatanganan pakta integritas oleh calon prajurit TNI Angkatan Laut Gelombang II Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan berlangsung di Gedung Raja Haji Fisabilillah, Mako Kodaeral IV, Batam, Selasa (7/4/2026), dipimpin langsung Komandan Kodaeral IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko. Hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Kodaeral IV, para pejabat utama, Kadis/Kasatker, serta ketua tim seleksi.
Penandatanganan pakta integritas ini menjadi langkah penting untuk memastikan proses penerimaan Calon Bintara (Caba) Pria dan Calon Tamtama (Cata) PK TNI AL berjalan tanpa praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Pakta integritas merupakan perjanjian untuk mewujudkan keterbukaan dalam penerimaan supaya bermartabat dan bebas dari KKN,” tegas Berkat Widjanarko.
Dari data pendaftaran online di Panda Kodaeral IV, tercatat sebanyak 273 calon bintara pria dan 57 calon tamtama. Setelah melalui tahap validasi dan pemeriksaan administrasi, sebanyak 101 calon bintara pria dan 30 calon tamtama dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Selanjutnya, para peserta akan menghadapi serangkaian tes ketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan tahap I dan II, tes psikologi, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, hingga pemeriksaan administrasi lanjutan.
Dalam arahannya, Komandan Kodaeral IV juga memberikan motivasi kepada seluruh calon prajurit agar mengikuti setiap tahapan seleksi dengan serius dan disiplin.
“Saya mengucapkan selamat berjuang, laksanakan proses seleksi dengan serius dan perhatikan setiap arahan dari panitia,” ujarnya.
Melalui pakta integritas ini, Kodaeral IV berharap seluruh proses rekrutmen TNI Angkatan Laut dapat berjalan objektif dan profesional, serta mampu melahirkan prajurit yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.













