Seba Baduy 2025: Tradisi Adat yang Bawa Berkah Ekonomi, Targetkan Omzet Rp 400 Juta

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | LEBAK — Tradisi Seba Baduy tak hanya sarat makna budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Even tahunan yang akan digelar pada 1–4 Mei 2025 ini diperkirakan mendatangkan omzet hingga Rp 400 juta, memberi angin segar bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Lebak.

“Omzet diperkirakan di setiap pelaksanaan Seba Baduy tidak kurang dari Rp300 juta hingga Rp400 jutaan. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih besar karena jumlah tamu yang melakukan reservasi cukup banyak, dan tingkat hunian hotel pada 2 Mei juga sudah hampir penuh,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak, Imam Rismahayadin, Minggu (27/4/2025).

Seba Baduy tahun ini semakin istimewa dengan masuknya dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selain menyambut ribuan warga Baduy yang akan melakukan ritual seba ke Bupati Lebak pada 2 Mei, pengunjung juga dapat menikmati beragam produk UMKM, pertunjukan seni tradisional, serta hiburan lokal yang memeriahkan acara.

Baca Juga :  Hari ini Demo di 5 Titik di Jakarta, Polisi: Hindari Jalan Gedung DPR, Mabes Polri hingga Kedubes AS

Untuk menambah pengalaman, tersedia pula camping ground hasil kolaborasi dengan Pacet Adventure di Kampung Landeh, Bojongmenteng, Leuwidamar. “Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara ASITA, HPI, PHRI, dan BPPD,” tambah Imam.

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Wisata Disbudpar Lebak, Usep Suparno, optimistis target kunjungan wisatawan pada Seba Baduy 2025 dapat mencapai 35 ribu orang. Ia menyebut, rangkaian acara yang beragam dan menarik menjadi daya tarik utama.

Baca Juga :  Romo Letkol Laut (Purn) Stanislaus Sutopanitro, Pr Dimakamkan Secara Militer di Tangerang

“Target pengunjung pada Seba Baduy 2025 sebanyak 35 ribu orang,” kata Usep.

Lebih lanjut, Usep menekankan bahwa Seba Baduy bukan hanya peristiwa budaya, melainkan juga momentum penting untuk membangkitkan perekonomian lokal. Pemerintah Kabupaten Lebak pun mengajak masyarakat turut menjadi “duta wisata” dan aktif mempromosikan potensi daerah melalui media sosial.

“Pemerintah daerah ingin terus mengajak masyarakat Lebak menjadi endorser Kabupaten Lebak. Di era digital ini, media sosial harus dimanfaatkan untuk mengenalkan Lebak ke lebih banyak orang,” ujarnya.

Tahun ini, Seba Baduy memasuki gelaran Seba Gede, di mana ribuan warga Baduy akan bersilaturahmi kepada Bupati Lebak dan melanjutkan tradisi seba ke Gubernur Banten. Selain ritual utama, even ini juga akan diramaikan dengan pameran UMKM, pentas budaya, serta berbagai aktivitas alam yang siap memanjakan para pengunjung.

Baca Juga :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

 

Penulis: BaimEditor: Tama