Peringati Hari Ibu dan Bela Negara, Pemkab Garut Tekankan Ketangguhan Hadapi Tantangan Zaman

RADARTERKINI.ID||GARUT– Pemerintah Kabupaten Garut menggelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bela Negara ke-77 Tahun 2025 di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (22/12/2025). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bertindak sebagai inspektur upacara yang dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Putri Karlina, Sekda Nurdin Yana, pejabat tinggi pratama, organisasi wanita, serta tamu undangan.

Dalam amanatnya, Bupati Garut membacakan sambutan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang mengangkat tema “Teguhkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”. Pesan tersebut menekankan bahwa bela negara kini menghadapi tantangan non-konvensional, seperti perang siber, radikalisme, hingga bencana alam.

“Semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” ujar Bupati Garut.

Selain isu pertahanan, momentum ini juga menjadi penghormatan bagi kaum perempuan. Bupati Garut membacakan sambutan Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, yang menegaskan bahwa Hari Ibu di Indonesia bukan sekadar Mother’s Day, melainkan tonggak perjuangan perempuan sejak Kongres Perempuan Indonesia pertama tahun 1928.

Baca Juga :  Rapat Paripurna MUI DKI Jakarta Bahas Penguatan Peran di Era Modern

Aksi Nyata Perempuan Garut
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Garut, Diana Ratna Inten, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini diisi dengan kegiatan sosial, mulai dari kunjungan ke panti jompo hingga aksi pelestarian lingkungan.

“Untuk selanjutnya kami berharap ibu-ibu semua bersatu, menjadi ibu bagi semua anak-anak di republik ini, khususnya di Garut, untuk memberikan suri tauladan bagi generasi berikutnya,” kata Diana.

Upacara juga dimeriahkan dengan pengumandangan Mars GOW karya ibu-ibu Garut untuk pertama kalinya. Ketua pelaksana, Rita Sulastri Anwar, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan puncak rangkaian panjang, termasuk ziarah ke makam tokoh perempuan RA Lasminingrat, bakti sosial, penanaman pohon, bazar wirausaha, hingga lomba esai.

Penghargaan Tokoh Perempuan
Sebanyak 13 tokoh perempuan inspiratif menerima penghargaan, di antaranya:
– Prof. Dr. Hj. Ummu Salamah, MS (Gender Champion Bidang Pendidikan)
– Hj. Linna Iskandar (Gender Champion Bidang Entrepreneur)
– Prof. Dr. Hj. Ikeu Sartika Iriani, MS (Gender Champion Bidang Pendidikan)
– Prof. Dr. Hj. Ikeu Kania, M.Sim (Pelopor Responsif Gender)
– Dra. Hj. Empat Fatimah Sambas, S.Pd (Gender Champion Bidang Pendidikan)
– AKBP Purnawirawan Mimin Mintarsih, SH (Gender Champion Bidang Hukum)
– Ir. Nany Sumarni (Gender Champion Bidang Pertanian dan Lingkungan Hidup)
– PD Aisyiyah Garut (Organisasi Perempuan Inspiratif Gender)
– Eti Suryati (Gender Champion Bidang Pendidikan)
– Mak Uti (Pejuang 45 berusia 102 tahun)
– Siti Hajar, Agnes, dan Reni (Suara dan Aksi Perempuan Pelopor Siap Cerdas).

Baca Juga :  Kick Off HPN 2026: Pokja PWI Jakbar Apresiasi Konsolidasi Pers Nasiona

Lomba Esai dan Prestasi ASN
Dalam lomba esai bertema masalah perempuan dan solusinya, juara pertama diraih Ny. Mira Baharie Ambarawa dengan karya “Perceraian Bukan Akhir Masalah Pernikahan”. Juara kedua diraih Ny. Indah Ratu Nurfadilah dengan esai tentang peran ibu dalam pencegahan stunting, sementara juara ketiga diraih Ny. Ema Halimah dengan esai pencegahan pernikahan dini.

Baca Juga :  Warga Tolak Bongkar Paksa Urban Farming oleh KAI, Lurah Tanjung Priok Kecewa

Selain itu, Harmoni Voice ASN Kabupaten Garut turut mendapat apresiasi setelah meraih juara ketiga dalam ajang Harmoni Suara antar DWP/OPD se-Jawa Barat. GOW Garut juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.