RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Impian Farel Fabriano (16), siswa kelas 11 SMK Cyber Media Jakarta Selatan, kini semakin dekat. Meski hidup sederhana dan membantu ibunya berjualan risoles setiap pagi, Farel tetap bisa menekuni mimpinya menjadi ahli IT dan programmer gim berkat program sekolah swasta gratis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Program yang baru berjalan di 40 sekolah tahap pertama ini, membebaskan biaya pendidikan, termasuk SPP yang sebelumnya mencapai Rp1,5 juta per bulan. Bantuan ini menjadi angin segar bagi keluarga seperti Farel, yang sebelumnya harus berjuang keras memenuhi kebutuhan sekolah.
“Dengan kondisi ibu yang jualan risoles dan bapak pekerja pas-pasan, biaya sekolah cukup berat. Tapi sekarang belajar jadi lebih tenang dan fokus. Harapannya, program ini berlanjut sampai saya lulus,” ungkap Farel, Senin (21/7/2025).
Kepala SMK Cyber Media, Joko Suranto, menjelaskan, sekolahnya dipilih karena tidak ada SMK negeri di Kelurahan Pancoran, belum pernah ikut program PPDB atau SPMB bersama, serta telah menerima BOS secara konsisten.
“Ini langkah yang baik untuk pemerataan pendidikan. Semua siswa, terutama dari keluarga kurang mampu, bisa merasakan pendidikan berkualitas tanpa biaya. Kami juga berkomitmen menjaga mutu agar program ini berkelanjutan,” kata Joko.
Program ini juga disambut antusias para orangtua yang selama ini terbebani biaya sekolah. “Pendaftaran dan seluruh kegiatan sekolah gratis, tanpa pungutan apapun,” tegas Joko.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan, program ini diprioritaskan bagi siswa penerima bantuan sosial, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Saat ini, Pemprov DKI tengah menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai payung hukum, sekaligus menyiapkan anggaran melalui APBD Perubahan 2025.
“Pergub sedang dalam tahap harmonisasi dengan DPRD, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kemendagri. Monitoring juga terus dilakukan agar pelaksanaan berjalan lancar,” jelas Rano.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menambahkan, program ini berlaku untuk semua siswa, baik kelas awal maupun tingkat lanjut.
“Jadi, seluruh siswa yang terdaftar di sekolah swasta peserta program mendapatkan fasilitas gratis, tidak hanya siswa baru,” ungkapnya.
Dengan kebijakan ini, Pemprov DKI berharap tidak ada lagi anak Jakarta yang terhambat menggapai cita-citanya hanya karena masalah biaya pendidikan.













