RADARTERKINI.ID | TANGGERANG SELATAN – Pemerintah berencana melanjutkan pembangunan jalur Mass Rapid Transit (MRT) yang saat ini baru mencapai Lebak Bulus, Jakarta Selatan, hingga ke wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Proyek lanjutan ini akan dikembangkan dalam bentuk skytrain atau kereta gantung, dan akan melibatkan kolaborasi dengan pihak swasta, khususnya pengembang perumahan besar di wilayah tersebut.
“Siapa saja pengembangnya, karena kan mereka punya hunian-hunian yang besar. Kolaborasi dengan pengembang-pengembang itu khususnya untuk pembangunan stasiunnya,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan CNBC Indonesia dalam pertemuan media, Jumat (9/5/2025).
Menurut Dudy, kerja sama ini penting karena para pengembang juga menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur strategis. Dengan kolaborasi tersebut, masyarakat yang tinggal di kawasan perumahan milik pengembang maupun warga sekitar dapat merasakan langsung manfaat dari hadirnya transportasi massal modern ini.
“Jadi kita sudah memperkenalkan untuk wilayah-wilayah stasiun-stasiun tertentu yang bekerja sama dengan swasta dalam hal ini pengembang perumahan,” tambahnya.
Salah satu pengembang yang telah disebut bakal ikut terlibat adalah Sinar Mas Land, pengelola kawasan hunian dan komersial BSD City yang berada di jalur rencana skytrain tersebut.
“Ada Sinar Mas,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal.
Tak hanya pengembang lokal, minat dari investor luar negeri juga mulai berdatangan. Beberapa negara seperti China, Jerman, dan Belarusia telah menyatakan ketertarikan mereka untuk berpartisipasi dalam proyek ini.
Namun demikian, pemerintah belum menetapkan mitra resmi dan masih akan menggelar investor gathering untuk menjaring minat lebih lanjut.
“Investor gathering, Insyaallah dua minggu lagi paling lambat,” ujar Risal.
Proyek ini diharapkan bisa memperkuat konektivitas antara Jakarta dan wilayah penyangga seperti Tangsel, sekaligus mendorong pertumbuhan kawasan transit-oriented development (TOD) berbasis integrasi transportasi publik dan permukiman.













