RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Sebanyak 28 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat resmi menyandang pangkat baru dalam upacara Korps Kenaikan Pangkat yang digelar di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin (23/3/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak.
Kenaikan pangkat ini menjadi bagian dari dinamika organisasi TNI AD dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas strategis di berbagai sektor. Para perwira tinggi yang naik pangkat diketahui mengemban penugasan penting, baik di dalam struktur Angkatan Darat maupun di instansi lain.
Dalam amanatnya, KSAD Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pangkat baru harus diiringi dengan peningkatan kapasitas diri, baik dari sisi kepemimpinan, profesionalisme, maupun integritas. Ia mengingatkan bahwa setiap jenjang jabatan membawa konsekuensi tanggung jawab yang semakin besar.
Momentum ini, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebagai pendorong untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sejumlah perwira tinggi yang melaksanakan laporan korps antara lain Kepala Sekretariat Presiden RI Ariyo Windutomo, Komandan PMPP TNI Iwan Bambang Setiawan, serta Wakil Komandan Sesko TNI Teguh Pudji Rahardjo.
Selain itu, turut dalam daftar kenaikan pangkat Kepala Pusat Penerangan TNI Aulia Dwi Nasrullah, Direktur D Bais TNI Hendri Sembiring, serta Direktur A Bais TNI Leonardo Sebastian.
Nama lain yang ikut menerima kenaikan pangkat yakni Karo Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polhukam Honi Havana, yang diketahui satu angkatan dengan Agus Harimurti Yudhoyono di Akademi Militer tahun 2000.
Selanjutnya, Pa Sahli Tk. III KSAD Bidang Ketahanan Energi, SDA, dan Lingkungan Hidup IGBN Tedjasukma, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat Mochamad Masrukin, serta Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad Ahmad Fikri Musmar juga menjadi bagian dari perwira yang memperoleh kenaikan pangkat.
Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, mencerminkan komitmen TNI AD dalam memperkuat kualitas kepemimpinan dan menjaga profesionalisme guna menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di masa mendatang.













