Jelang Ramadhan 2026, Pedagang Gading Kirana Ziarah Wali Songo ke Cirebon

Avatar photo

RADARTERKINI.ID |, CIREBON – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026, pedagang tanaman hias asal RW 08 Gading Kirana, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggelar tradisi ziarah ke makam Wali Songo di wilayah Cirebon, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Desa Gujeg, Kecamatan Panguragan, yang tetap dijalankan meski para pedagang saat ini merantau dan berusaha di kawasan Kelapa Gading Barat.

Perwakilan jamaah menyampaikan bahwa tradisi ziarah dilakukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual sebelum memasuki bulan suci. Selain berziarah ke makam Wali Songo, rombongan juga mendoakan para leluhur serta orang tua yang telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Warga Banten Tumpah Ruah di Jalan Sehat HPN 2026, Sambut Presiden Prabowo

Sebelum keberangkatan, para jamaah terlebih dahulu menggelar doa bersama yang dipimpin Ustadz Said. Rombongan berangkat menggunakan satu unit bus dari Gading Kirana sekitar pukul 07.00 WIB menuju Desa Gujeg untuk melaksanakan ziarah dan memohon keselamatan serta kelancaran perjalanan.

Sepanjang perjalanan, jamaah terus melantunkan sholawat dan doa agar diberikan keselamatan hingga kembali ke Jakarta. Sebanyak kurang lebih 60 orang ikut dalam rombongan tersebut, dengan biaya keberangkatan hasil kolektif para pedagang tanaman hias di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Baca Juga :  Antusias Warga Naik TransJ Bogor-Blok M: Mau Lihat Jajanan Viral

Adelia Sundari mengatakan, ziarah ini menjadi momentum untuk mendoakan leluhur, orang tua, dan nenek moyang yang telah wafat, sekaligus mempererat kebersamaan antar pedagang di perantauan.

Sementara itu, Cecep selaku Ketua Pedagang Tanaman Hias RW 08 Gading Kirana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus wilayah serta seluruh pihak yang telah memfasilitasi keberangkatan bus dan mendukung terselenggaranya kegiatan ziarah menjelang Ramadhan 2026 ini.

Tradisi ziarah ini diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat Desa Gujeg yang berada di perantauan, khususnya para pedagang tanaman hias di Gading Kirana.

Penulis: CardiEditor: Tama