Heboh Sengketa Tanah di Desa Sukaresmi, LBH Awalindo Bogor Timur Dampingi Keluarga Ahli Waris: Bawa Bukti Lengkap!

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | BOGOR – Sengketa tanah di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, kembali memanas. Pada hari Jumat (30/5), musyawarah penting digelar di Kantor Desa Sukaresmi dengan menghadirkan kedua belah pihak yang berselisih. Salah satu pihak yang hadir adalah keluarga Bu Alia, ahli waris dari tanah yang dipermasalahkan.

Menariknya, dalam musyawarah ini, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Awalindo Bogor Timur turut serta mendampingi pihak ahli waris, dengan membawa bukti-bukti otentik berupa kuitansi pembayaran dan surat-surat lainnya yang menunjukkan kepemilikan sah atas tanah tersebut.

“Tanah yang dibeli oleh ayah saya memang atas nama kami, anak-anaknya, yaitu saya sendiri Alia Anindita Kiemas, saudara saya Muhamad Narendra K.K, dan H.M. Giri Ramanda N. Kiemas,” ujar Bu Alia di sela-sela pertemuan.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Korban Ledakan di Garut Sudah Lama Bekerja di Lokasi, Ada yang 10 Tahun

Tim LBH Awalindo yang hadir dalam pendampingan ini di antaranya:

Dr. R. Aulia Taswin, SH., MH., CEH., CHFI., CPENT., CCNA (Ketua Umum LBH Awalindo), Angga Kurniawansyah, SH, Muhammad Uking, SH, Acep Sumantri, SH, Cardi Santoso, Efrin Sandro Libel, SH, Alexander Porwayla, SH

Dalam keterangannya, Ketua Umum LBH Awalindo, Dr. Aulia Taswin, menyampaikan bahwa musyawarah ini berjalan cukup kondusif berkat mediasi dari Lurah Desa Sukaresmi.

Baca Juga :  Law Firm Awalindo Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi dan Komitmen Pelayanan Hukum Hingga Pelosok Desa

“Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk mengadakan musyawarah lanjutan di tempat yang sama. Kami juga meminta agar pihak sebelah dapat menghadirkan saksi dalam pertemuan berikutnya untuk memberikan penjelasan yang dibutuhkan,” ungkap Aulia.

Tak lupa, LBH Awalindo Bogor Timur menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah hadir, khususnya kepada Lurah Desa Sukaresmi yang telah memfasilitasi proses mediasi dengan baik.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Lurah dan seluruh pihak yang hadir dalam forum ini. Semoga proses ini bisa berjalan secara adil dan transparan,” tutup Aulia Taswin.

Baca Juga :  "Kasatpel Bina Marga Tolak Aspal Jalan Rusak di Matraman: Warga Pertanyakan Logika"

 

 

 

Penulis: Car-d Editor: Tama