RadarTerkini. Id||Bekasi— Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) telah menyelesaikan rapat bulanan Januari yang digelar pada Minggu (11/1/2026) di Perumahan Bumi Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. Rapat berlangsung sejak pukul 13.00 WIB dan dihadiri jajaran pengurus GPIB.
Agenda utama mencakup evaluasi kegiatan rutin, persiapan program donor darah, serta penguatan strategi sosialisasi organisasi. Ketua Umum GPIB, Ir. Agung Karang, menegaskan bahwa rapat ini menjadi langkah awal penting dalam menyusun agenda kerja tahun 2026.
“Sinergi antar pengurus menjadi kunci dalam menjalankan program-program sosial dan edukatif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Keberhasilan GPIB selama ini dibangun karena kerjasama dan gotong royong yang terus kita jaga bersama,” ujar Agung dalam sesi penutupan.

Sekretaris Jenderal GPIB, Drs. Abdul Hapid, SH., MH., menambahkan bahwa kegiatan donor darah akan melibatkan kolaborasi lintas komunitas dan lembaga pendidikan, sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan yang inklusif. Ia juga menekankan pentingnya rapat bulanan sebagai wadah konsolidasi organisasi.
“Pertemuan rutin seperti ini sangat penting untuk menjaga komunikasi, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap program berjalan sesuai tujuan bersama,” kata Abdul Hapid.
Acara rapat ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Sekjen, sebagai simbol kebersamaan dan komitmen pengurus GPIB dalam menjalankan amanah organisasi.
Rapat menghasilkan sejumlah rekomendasi terkait metode sosialisasi yang lebih adaptif, termasuk pemanfaatan media digital dan pendekatan komunitas. Seluruh hasil rapat akan dirangkum dalam notulen resmi dan disampaikan kepada Dewan Pembina, Dewan Pakar, Dewan Pengawas, dan Dewan Penasihat GPIB.













