RADARTERKINI.IID | PANDEGLANG – Proyek pembangunan Jalan Surianeun–Pasirgadung di Desa Cimoyan, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, yang telah rampung dikerjakan Pemerintah Provinsi Banten, mengalami penurunan pada bagian bronjong di sisi jalan akibat luapan sungai di sekitar lokasi.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menjelaskan jalan desa sepanjang kurang lebih 2,50 kilometer tersebut dibangun dengan metode betonisasi melalui Program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera) Tahun Anggaran 2025.
Pembangunan ini merupakan salah satu prioritas infrastruktur daerah atas inisiatif Gubernur Banten, Andra Soni.
Menurut Arlan, penurunan terjadi pada struktur bronjong atau penahan tanah yang berada tepat di pinggiran jalan dan berbatasan langsung dengan sungai. Kondisi tersebut dipicu meningkatnya debit air hingga sempat meluap, sehingga memberikan tekanan cukup besar pada bronjong.
Meski demikian, ia memastikan kondisi jalan secara keseluruhan masih aman dan tetap dapat dilalui oleh masyarakat. Kerusakan hanya terjadi pada bagian bronjong tanpa memengaruhi struktur utama jalan.
Bronjong yang terdampak merupakan bagian dari usulan masyarakat yang diakomodasi dalam program pembangunan tersebut. Saat ini, penanganan tengah dilakukan oleh pihak terkait sebagai bentuk tindak lanjut atas kondisi di lapangan.
Lebih lanjut, Arlan menegaskan bahwa proyek pembangunan jalan tersebut masih dalam masa jaminan pemeliharaan oleh kontraktor selama satu tahun setelah pekerjaan selesai. Dengan demikian, perbaikan bronjong menjadi tanggung jawab penyedia jasa dan akan segera dilaksanakan sesuai ketentuan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di lokasi, meskipun jalan masih dinyatakan aman untuk digunakan.













