RADARTERKINI.ID | JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto mendukung rencana pembentukan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) yang akan mengelola dana umat bernilai ribuan triliun setiap tahunnya.
Nasaruddin menyebutkan, lembaga ini akan bertugas mengelola pundi-pundi uang yang terkumpul untuk pemberdayaan masayrakat.
“Bapak Presiden sangat-sangat mendukung gagasan kita ini. Insya Allah kita doakan presiden sehat, panjang umur, kita akan membangkitkan raksasa yang sedang tidur, dan umat (rakyat) akan berjaya,” ujar Nasaruddin di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (10/12/2025).
“Harapan kita ke depan ini, kalau lembaga-lembaga keuangan umatan ini, isilah saya itu pundi-pundi, kalaupun dipundi umat ini, diberdayakan dalam masyarakat, itu akan sangat dasar,” imbuh dia.
Menag pun yakin mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia tidak perlu menghabiskan seluruh dana pajak jika lembaga tersebut berdiri.
Sebab, ada potensi dana umat sebesar Rp 1.200 triliun per tahun yang bisa dimanfaatkan.
“Kemiskinan muktak itu tidak perlu menghabiskan dana pajak. Dana umat bisa menyelesaikan sendiri umatnya. Pajak kita sekitar Rp 1.800 triliun per tahun, nah kalau dana umat menurut kalkulasi, bisa capai Rp 1.200 triliun,” kata Nasaruddin.
Ia menyebutkan, potensi dana tersebut baru berasal dari agama Islan, belum ditambah belum lima agama lain yang juga memiliki dana umatnya sendiri.
Jika semua dikolaborasikan, ia percaya masalah kemiskinan ekstrem dapat teratasi.
“Kalau dikelola dengan baik, bayangkan, itu hampir dengan pendapatan pajak kita setiap tahun,” kata Nasaruddin.
Diberitakan sebelumnya, pemerintahan Prabowo berencana membentuk Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) yang akan bertugas memaksimalkan pemberdayaan ekonomi melalui pengelolaan dana umat.
“Kami berencana, insyaallah, LPDU akan dibangun di Jakarta tahun depan sebagai instrumen serius pemerintah dalam mengelola aset umat untuk kesejahteraan nasional,” kata Nasaruddin, dikutip dari keterangan persnya, Jumat (31/10/2025).
Prabowo pun disebut agar pusat pengelolaan dana umat ditempatkan di lokasi paling ikonik di Jakarta.
Gedung tersebut akan difungsikan sebagai Pusat Pengelolaan Dana Umat yang menampung berbagai lembaga zakat, wakaf, keuangan syariah, hingga layanan produk halal.













