Napak Tilas Sunan Gresik, Menggali Jejak Awal Islam di Jawa

Avatar photo

RADARTERKINI.ID | GRESIK – Tim Napak Tilas Sirnah Gali kembali melangkah menyusuri jejak sejarah peradaban Islam di tanah Jawa. Kali ini, dipimpin oleh Didik Djatmiko dan Cak Samsul, serta didampingi rekan setia Guruh Kartika, mereka menyambangi makam Syaikh Maulana Malik Ibrahim, sosok yang lebih dikenal sebagai Sunan Gresik atau Wali Songo pertama yang datang ke Pulau Jawa.

Syaikh Maulana Malik Ibrahim, atau bergelar Syaikh Maulana Maghribi, dikenal luas sebagai pelopor penyebaran Islam di Jawa. Beliau adalah tokoh penting yang pertama kali berdakwah di wilayah Gresik, dan diyakini sebagai saudara dari Siti Fatimah binti Maimun—tokoh yang makamnya dikenal sebagai Makam Panjang Leran.

Baca Juga :  Kesadaran Pengendara saat Mudik Lebaran 2025 Meningkat, Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2025 Menurun

Sunan Gresik merupakan tokoh besar yang memiliki latar belakang sebagai ahli tata negara, penasihat kerajaan, guru para pangeran, sekaligus ahli pengobatan. Selain itu, beliau juga mendirikan pondok dan tempat belajar agama di kawasan Leran yang menjadi cikal bakal pendidikan Islam di Jawa.

Baca Juga :  Menkes Cerita Sekjennya Dapat Bantuan Iuran BPJS, Mau Perbaiki Sistem Subsidi

Wafat pada tahun 1419, makam beliau hingga kini tetap ramai diziarahi oleh masyarakat dari berbagai daerah, bahkan hingga luar pulau. Karomah dan kesaktian beliau serta kerendahan hatinya menjadi teladan dalam dakwah Islam di Nusantara.

Kunjungan tim Napak Tilas Sirnah Gali ke makam ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada tokoh besar penyebar Islam, tetapi juga bagian dari upaya mengkaji dan melestarikan sejarah serta budaya bangsa yang sarat nilai spiritual.

Baca Juga :  Kesadaran Pengendara saat Mudik Lebaran 2025 Meningkat, Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2025 Menurun

 

 

Penulis: Didik Djatmiko Editor: Tama