RADARTERKINI.ID | GRESIK – Kabupaten Gresik resmi memiliki Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam pertama yang berlokasi di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor industri kecil dan menengah, sekaligus memberikan akses bagi pelaku usaha terhadap teknologi permesinan modern yang selama ini sulit dijangkau karena keterbatasan biaya.
Sentra IKM Logam dibangun sebagai fasilitas produksi bersama yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelaku IKM logam di Kabupaten Gresik, khususnya di wilayah Menganti dan sekitarnya. Selain meningkatkan kapasitas serta efisiensi produksi, sentra ini juga diproyeksikan menjadi lokasi magang industri bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Program tersebut diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori yang diperoleh di sekolah dengan praktik di dunia industri. Dengan demikian, lulusan SMK memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan lebih siap bersaing di sektor industri.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, menjelaskan bahwa pembangunan Sentra IKM Logam dilatarbelakangi besarnya potensi industri logam dan permesinan yang telah berkembang di Kecamatan Menganti dan wilayah sekitarnya. Namun, potensi tersebut selama ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana produksi yang masih bersifat tradisional, minimnya akses terhadap teknologi modern, hingga kesulitan meningkatkan kualitas produk agar mampu memenuhi standar pasar nasional maupun ekspor.
“Sentra IKM Logam ini diharapkan menjadi pusat layanan bersama, pusat produksi, sekaligus pusat pembinaan yang mampu meningkatkan daya saing IKM logam secara signifikan,” ujar Achmad Washil Miftahul Rachman.
Melalui pengelolaan yang melibatkan pelaku usaha dan dunia pendidikan, Sentra IKM Logam diharapkan mampu meningkatkan produktivitas industri kecil menengah, memperluas penyerapan tenaga kerja lokal, serta memperkuat posisi Kabupaten Gresik sebagai salah satu pusat industri logam skala menengah yang kompetitif di Jawa Timur.













