RADARTERKINI.ID | DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengusulkan penambahan lima rute baru Transjabodetabek guna meningkatkan konektivitas transportasi bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah Jakarta. Saat ini, usulan tersebut masih menunggu persetujuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Aan Syurahman, mengatakan usulan lima rute baru itu telah diajukan sejak April 2026. Hingga kini, Dishub Depok terus berkoordinasi dengan Dishub DKI Jakarta dan Transjakarta untuk mematangkan rencana operasional layanan tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TransJakarta dan Dishub DKI Jakarta. Tujuannya untuk mengembangkan trayek Transjabodetabek agar dapat mempermudah mobilitas warga Depok,” ujar Aan, seperti dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Rabu (1/7/2026).
Adapun lima rute yang diusulkan meliputi Shila at Sawangan–Lebak Bulus, Terminal Sawangan–Kuningan, Terminal Depok–Cinere–Blok M, Terminal Jatijajar–Terminal Kampung Rambutan, serta penyesuaian rute Universitas Indonesia–Manggarai yang sebelumnya melayani trayek Terminal Jatijajar–Manggarai.
Menurut Aan, pengembangan rute baru tersebut dilakukan untuk menjawab tingginya mobilitas warga Depok yang setiap hari bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas di Jakarta.
“Banyak warga Depok yang bekerja atau beraktivitas di Jakarta. Karena itu, pengembangan rute ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sekaligus mengurai kemacetan,” jelasnya, seperti dilansir detikNews, Rabu (1/7/2026).
Selain mengusulkan trayek baru, Dishub Depok juga telah menyiapkan dukungan infrastruktur berupa pembangunan halte dan fasilitas penunjang lainnya apabila usulan tersebut disetujui.
“Penambahan halte pasti akan dilakukan sebagai bagian dari dukungan operasional. Namun saat ini kami masih fokus pada pemetaan dan penguatan usulan rute,” tutup Aan.













