RADARTERKINI.ID | CIREBON – Tim Reed Scorpion berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang Liga Anak Rantau 2026 Desa Gujeg usai menaklukkan Ahmad Yani FC melalui drama adu penalti pada partai final yang digelar di Lapangan Desa Gujeg Blok 2, Sabtu (28/3/2026).
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Selama 90 menit waktu normal, kedua tim tidak mampu mencetak gol sehingga skor tetap imbang 0-0. Penentuan pemenang pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam momen menegangkan tersebut, Reed Scorpion unggul dengan skor 7-6 atas Ahmad Yani FC, sekaligus memastikan diri membawa pulang trofi juara Liga Anak Rantau 2026 Desa Gujeg.
Sementara itu, posisi juara kedua diraih oleh Ahmad Yani FC, disusul Haji Satiri di peringkat ketiga, dan Tim SNU di posisi keempat.
Penyerahan trofi, piala, serta uang pembinaan dilakukan langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana H. Caswan, didampingi Ketua Karang Taruna Imin. Acara tersebut turut disaksikan oleh Kepala Desa Gujeg Cusmaya, unsur TNI-Polri, serta masyarakat setempat di Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Dalam sambutannya, H. Caswan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Reed Scorpion atas keberhasilan meraih juara pertama. Ia menegaskan bahwa turnamen ini merupakan ajang tahunan yang digelar setelah Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan tujuan mempererat tali silaturahmi warga Desa Gujeg, khususnya para pemuda perantauan.
“Kami ucapkan selamat kepada para juara. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menjaga kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga,” ujar H. Caswan.
Ia juga menambahkan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang kuat secara fisik dan mental. Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga rakyat yang digemari oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Gujeg Cusmaya mengungkapkan bahwa turnamen ini mencerminkan semangat dan tekad para pemain, meskipun sebagian sudah tidak lagi berusia muda.
“Semangat bertanding yang ditunjukkan para pemain sangat luar biasa. Ini sejalan dengan harapan kami agar masyarakat tetap aktif berolahraga,” kata Cusmaya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Liga Anak Rantau 2026 Desa Gujeg diikuti oleh 10 klub yang mayoritas beranggotakan pemuda perantauan. Turnamen ini menjadi sarana penting dalam menjaga silaturahmi antara pemuda dan masyarakat desa.
Menutup pernyataannya, H. Caswan kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, dan pihak terkait yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan sukses.













